Friday, 4 May 2012

Ketika Orang Tua Kita Makin Menua

Di saat daku tua, bukan lagi diriku yang dulu.

Maklumilah diriku, bersabarlah dalam menghadapiku.

Di saat daku menumpahkan kuah sayuran di bajuku. Di saat daku tidak lagi mengingat cara mengikatkan tali sepatu

Ingatlah saat-saat bagaimana daku mengajarimu, membimbingmu untuk melakukannya.

Di saat saya dengan pikunnya mengulang terus menerus ucapan yang membosankan mu

Bersabarlah mendengarkanku, jangan memotong ucapanku. Di masa kecilmu, Daku harus mengulang dan mengulang terus sebuah cerita yang telah saya ceritakan ribuan kali hingga dirimu terbuai dalam mimpi.

Di saat saya membutuhkanmu untuk memandikanku

Janganlah menyalahkanku. Ingatkah di masa kecilmu, bagaimana daku dengan berbagai cara membujukmu untuk mandi?

Di saat saya kebingungan menghadapi hal-hal baru dan teknologi modern

Janganlah mentertawaiku. Renungkanlah bagaimana daku dengan sabarnya menjawab setiap "mengapa" yang engkau ajukan di saat itu

Di saat kedua kakiku terlalu lemah untu berjalan,

Ulurkanlah tanganmu yang muda dan kuat untuk memapahku. Bagaikan di masa kecilmu daku menuntunmu melangkahkan kaki untuk belajar berjalan

Di saat daku melupakan topik pembicaraan kita,

Berilah sedikit waktu padaku untuk mengingatnya. Sebenarnya, topik pembicaraan bukanlah hal yang penting bagiku, asalkan engkau berada di sisiku untuk mendengarkanku, daku telah bahagia.

Di saat engkau melihat diriku menua, janganlah bersedih.

Maklumilah diriku, dukunglah daku, bagaikan daku terhadapmu di saat engkau mulai belajar tentang kehidupan...

"DULU daku menuntunmu menapaki jalan kehidupan ini, kini temanilah daku hingga akhir jalan hidupku. Berilah daku cinta kasih dan kesabaranmu. Daku akan menerimanya dengan senyuman penuh syukur. Di dalam senyumku ini, tertanam kasihku yang tak terhingga padamu" 



Sumber : anonim


Ngobrol dengan saya yuk di sini ^^


Thursday, 3 May 2012

8 Cara Etis Meningkatkan Penjualan Melalui Twitter


Sebuah pepatah dari para leluhur terdahulu yang mengajarkan kearifan yaitu “ Mulutmu Harimaumu “ masih melekat begitu erat di era teknologi informasi sekarang ini.
Begitu dasyatnya promosi tradisional “dari mulut ke mulut” itu berdampak pada penjualan sebuah produk sudah cukup menjelaskan kenapa cara promosi tersebut masih ada hingga sekarang. sebut saja  Twitter, begitu banyak kebahagiaan yang berasal dari sebuah perkataan dan ada juga tragedi yang disebabkan komentar yang sederhana.
Inilah yang menjadi salah satu kekuatan Twitter dalam perannya sebagai etalase gossip di dunia maya. Pernahkah anda berpikir untuk berinvestasi melalui gossip?
Ada sedikit tips untuk Anda untuk meledakan penjualan Anda dengan memanfaatkan Twitter sebagai media sosialisasi produk Anda.

  1. Daftarkan nama akun dengan nama Anda pribadi sebagai username kemudian berilah nama twitter dengan produk penawaran Anda (nama ini bisa diganti di kemudian hari).
  2. Buatlah Photo Profile yang ada hubungannya dengan produk Anda.
  3. Buatlah penyusunan kata yang efektif dengan singkatan kata yang sudah sering dipakai, karena postingan dibatasi 140 karakter.
  4. Buatlah postingan yang bersambung apabila konten dari postingan lebih dari 140 karakter. Hal ini dapat membuat follower anda tetap menunggu postingan anda selanjutnya, selama konten yang anda kirimkan bermanfaat untuk mereka.
  5. Untuk menambah jumlah Follower, coba kunjungi beberapa akun orang populer yang kira-kira followernya merupakan segment produk Anda, kemudian follow masing masing dari follower tersebut, tunggu beberapa hari, kemungkinan orang tersebut akan melakukan followback Anda.
  6. Kekuatan Twitter dalam penyampaian pesan akan lebih besar lagi saat dikombinasi dengan Blog yang ada kaitannya dengan produk Anda. Misal Produk Anda Toko Online Pakaian Anak, maka buatlah blog dengan thema Parenting dengan mengarah segment orangtua. Buatlah beberapa tips yang bersambung dan dihubungkan dengan Blog Anda. Jangan lupa gunakan shortener untuk mempersingkat nama web.
  7. Sesering mungkin melakukan interaksi dua arah dengan follower Anda sehingga mereka merasa diperhatikan. Hal ini untuk memupuk kesetiaan follower Anda bahkan mereka dengan sukarela mereferensikan kepada para follower mereka.
  8. Sesekali melakukan Retweet konten twitter yang dianggap bagus dan inspiratif dari beberapa publik figur, sehingga dapat menggambarkan kualitas akun twitter Anda.
Jangan mengobral Lapak dagangan Anda terus menerus, cobalah berikan sesuatu yang menarik dan bermanfaat agar Follower atau teman anda tidak merasa bosan.
Untuk membangun pencitraan Produk Anda, jangan melakukan posting atau status pada FB maupun Twitter yang berisikan keluh kesah yang berlebihan, menghujat, beropini negatif terhadap kondisi saat ini (sosial politik), opini SARA, bergunjing yang tidak ada manfaatnya. Semua hal negatif ini akan meruntuhkan pencitraan Produk maupun Personal Anda.

Selamat Mencoba. Happy Business ^^
 

Ngobrol dengan saya yuk di sini ^^

Tuesday, 1 May 2012

6 Etika Untuk Meningkatkan Penjualan Melalui Facebook




Hampir semua orang yang sdh memanfaatkan internet pasti mempunyai akun yang satu ini. Itu sebabnya situs ini sampai sekarang masih menjadi primadona untuk menjadi media jejaring sosial. Untuk memulai kegiatan promosi atau kampanye merk Anda di facebook cobalah beberapa tip berikut.
  1. Buatlah akun dengan susunan nama Anda kemudian diikuti nama Bisnis. Ini dimaksudkan agar teman anda mengetahui bahwa Bisnis ini adalah milik Anda dan kalaupun ada orang yang belum mengetahui nama dan bisnis yang Anda kelola, orang tersebut percaya bahwa nama pemilik tercantum disana.
  2. Masukan foto profil Bisnis dengan tampilan foto anda kecil disekitar foto profil tersebut. Atau buatkan album di akun tsb yang merupakan foto-foto dan aktifitas terutama yg berhubungan dengan Bisnis anda, misal foto-foto Anda dengan karyawan Anda.
  3. Buatlah informasi yang jelas dan masih tersedia sampai saat ini, misal : nama website, alamat email dan nomor telepon yang masih berlaku. Ini sangat penting untuk memberi kesan baik terhadap keseriusan Anda dalam mengelola bisnis.
  4. Jangan pernah melakukan Tag foto tanpa diminta, hal ini akan membuat rasa tidak nyaman teman Anda, bahkan pencitraan Bisnis akan semakin buruk, karena terkesan terlalu mengobral produk.
  5. Konten akan menjadi faktor utama ketertarikan calon konsumen anda. Jadi buatlah konten yang bermanfaat berupa tips, pengalaman dengan sebuah produk, tutorial, berita dan hal2 lainnya yang berhubungan bisnis anda. Jangan terlalu banyak membuat posting produk, karena hal ini akan membuat jenuh.
  6. Sesekali ungkapkan rasa terima kasih terhadap pelangggan-pelanggan Anda yang loyal saat setelah bertransaksi.
Happy business :)




Ngobrol dengan saya yuk di sini :)

Monday, 30 April 2012

Belajar Dari Kesalahan

Tidak semua kesalahan perlu kita sesali. Ada kesalahan yang bahkan patut kita syukuri.”



No body’s perfect. Kita semua sudah sejak lama memahami kalimat itu. Tak ada seorang pun yang sempurna. Makanya, setiap orang boleh melakukan kesalahan. Namun. Kenyataannya kita tidak selalu dapat menerima kesalahan yang dilakukan oleh orang lain. Makanya, ketika orang lain melakukan kesalahan; kita dengan mudahnya memberikan penilaian buruk kepada mereka. Padahal, jika kita melakukan kesalahan; bukankah kita menginginkan kesempatan kedua?
 
Tanpa dinyana, seseorang yang dikenal sebagai pribadi yang tidak pernah salah kemudian diketahui melakukan kesalahan sama seperti ketika beliau mengkritik sebelumnya. Jika dulu beliau yang menghujat orang lain karena kesalahan yang mereka lakukan. Sekarang, giliran beliau mendapatkan hujatan dari orang lain. Apakah ini karma? Bukan. Ini adalah isyarat bahwa siapapun bisa saja tergelincir untuk melakukan suatu kesalahan. Makanya, ketika melihat orang lain melakukan kesalahan. Tidak sepatutnya kita merasa seolah-olah diri kita serba bersih. Bahkan, ternyata dalam batas-batas tertentu, justru kesalahan itu sangat penting bagi kita. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar mengambil pelajaran dari kesalahan yang pernah kita buat, saya ajak memulainya dengan menerapkan 5 prinsip berikut ini :
1.      Memahami orang lain. Orang-orang yang merasa tidak pernah melakukan kesalahan tidak dapat memahami, kenapa orang lain melakukan kesalahan itu. Tidak jarang juga atasan yang ‘merasa dirinya sempurna’ tidak bisa menerima ketika anak buahnya melakukan kesalahan. Padahal, melakukan kesalahan merupakan suatu hal yang wajar. Dan, sudah menjadi tanggungjawab atasan untuk membantu mereka melakukan perbaikan. Atasan yang tidak pernah melakukan kesalahan tidak mudah memahami kenapa anak buahnya sampai melakukan kesalahan. So, jika Anda pernah melakukan kesalahan dimasa lalu, tidak perlu disesali. Karena hal itu bisa membantu meningkatkan kemampuan Anda untuk memahami orang lain.
 
2.      Menghindari penghakiman. Mudah sekali bagi kita yang tidak pernah melakukan kesalahan untuk menghakimi orang lain. Coba perhatikan kalimat ini; “Waktu saya masih di posisi kamu dulu, saya tidak pernah melakukan kesalahan seperti itu.” Sounds familiar? Memang baik jika kita tidak pernah melakukan kesalahan. Tetapi, apakah iya benar demikian? Kalau pun benar demikian, bukanlah berarti kita berhak untuk menghakimi. Apalagi jika kesalahan yang orang lain lakukan itu tidak ada sangkut pautnya dengan diri kita.
 
3.      Bijak dalam menegakkan aturan. Tentu setiap peraturan dibuat untuk dipatuhi dan ditegakkan. Namun, hal itu tidak berarti semua dilaksanakan secara hitam putih. Bahkan seorang hakim pun tidak sembarangan menjatuhkan hukuman. Termasuk aturan perusahaan. Ketika melihat seseorang melakukan kesalahan, misalnya; kita tidak langsung serta merta menjatuhkan sanksi terberat. Hal ini tidak mudah untuk dipahami oleh pemimpin yang belum pernah melakukan kesalahan. Padahal, selalu ada kesempatan kedua untuk memperbaiki keadaan.  Jika Anda pernah melakukan kesalahan dimasa lalu, tenang saja. Karena masih ada kesempatan untuk tetap menjadi pemimpin yang handal dimasa depan.
 
4.      Sadar jika kita ini juga sama tidak sempurnanya. Salah satu tipe orang yang membuat kita tidak nyaman saat berhubungan adalah orang-orang yang merasa dirinya sendiri sempurna. Jika kita tidak pernah melakukan kesalahan, kita sering menuntut orang lain untuk melakukan segala sesuatunya secara sempurna. Orang lain menyebut kita sebagai Mr. atau Mrs. Perfectionist. Padahal, kenyataannya tidak ada manusia yang sempurna. Untuk menjadi pemimpin yang handal, kita tidak harus menjadi serba sempurna kok. Jadi, tidak perlu menutupi kesalahan yang pernah kita lakukan dimasa lalu. Akui saja, sambil terus berkomitmen untuk memperbaikinya. 
 
5.      Kesempurnaan bukan milik manusia. Yang bisa kita dapatkan itu adalah tingkatan ‘near perfection’. Nyaris sempurna. Bukan ‘sempurna’nya. Karena kesempurnaan bukanlah milik manusia. Setiap kesalahan yang pernah kita lakukan dimasa lalu adalah bukti bahwa kita ini manusia. Yang penting adalah, kita menyadarinya dengan sepenuh hati. Lalu, melakukan tindakan-tindakan yang seharusnya kita lakukan agar kita tidak melakukan kesalahan yang sama di masa-masa mendatang. Dengan demikian, kita menjadikan setiap kesalahan sebagai poin pembelajaran. Sambil pada saat yang sama mengakui, bahwa memang hanya Tuhan yang memiliki kesempurnaan itu.
 
Banyak orang yang takut melakukan kesalahan. Hal itu menjadikannya pribadi yang ragu-ragu dalam mengambil tindakan. Banyak juga orang yang malu mengakui kesalahannya dimasa lalu. Hanya karena ingin agar citra dirinya terlihat tetap bersih. Hal itu menjadikannya sebagai orang yang ngeyel. Ndableg. Dan tidak mau mengakui kesalahannya sendiri. Untuk menjadi pribadi yang terus berkembang, kita butuh keberanian untuk mengambil resiko melakukan kesalahan. Dan ketika kesalahan itu terlanjur terjadi. Kita juga butuh kebesaran hati untuk mengakuinya. Tanpa itu, kita tidak akan pernah bisa bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.
SUMBER


Ngobrol dengan saya yuk di sini :)

Syukuri Apa Yang Ada

Yang tinggal di gunung merindukan pantai.
Yang tinggal di pantai merindukan gunung.

Di musim kemarau merindukan musim hujan.
Di musim hujan merindukan musim kemarau.



Yang berambut hitam mengagumi yang pirang.
Yang berambut pirang mengagumi yang hitam.

Diam di rumah merindukan bepergian.
Setelah bepergian merindukan rumah.

Ketika masih jadi karyawan ingin jadi direktur
Begitu jadi direktur ingin jadi karyawan, biar gak pusing..

Waktu tenang mencari keramaian.
Waktu ramai mencari ketenangan.

Saat belum menikah pengen cepat menikah dan punya keluarga sendiri..
Begitu sudah menikah malah merasa jenuh dan berpikir tentang perceraian..

Ingin istri cantik/suami cakep..
setelah mendapatkannya malah merasa ingin yang biasa-biasa saja.. dan bahkan berselingkuh..

Punya anak satu mendambakan banyak anak.
Setelah punya banyak anak mendambakan satu anak saja.

Kita tidak pernah bahagia, sebab segala sesuatu tampak indah hanya sebelum dimiliki.
Namun setelah dimiliki tak indah lagi.
Kapankah kebahagiaan akan didapatkan kalau kita hanya selalu memikirkan apa yang belum ada,
namun mengabaikan apa yang sudah dimiliki tanpa rasa syukur?

Semoga kita menjadi pribadi yang selalu bersyukur.. yang senantiasa bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki.

Bagaimana mungkin selembar daun yang kecil dapat menutupi bumi yang luas ini?
Jangankan bumi, menutupi telapak tangan saja sulit.
Namun bila daun kecil ini menempel di mata kita, maka tertutuplah bumi!

Begitu juga bila hati ditutupi pikiran buruk sekecil apapun maka kita akan melihat keburukan di mana-mana.
Bumi ini pun akan tampak buruk.

Jangan menutup mata kita, walaupun hanya dengan daun kecil. Jangan menutupi hati kita, walaupun hanya dengan sebuah pikiran buruk/negatif..!
Bila hati kita tertutup, tertutuplah semua..

Syukuri apa yang ada, karena hidup adalah anugerah bagi jiwa-jiwa hebat 

Sumber : anonymous

Ngobrol dengan saya di sini yuk ! ^^  

Monday, 23 April 2012

Bisnis Ala Sate Padang



Suatu ketika ada seorang laki-laki pebisnis sukses. Sudah menikah, memiliki istri yang juga seorang pebisnis, memiliki anak-anak yang juga sukses. 

Pebisnis ini terkenal sangat sederhana, termasuk memanajemen keuangan perusahaannya. Walaupun sudah memiliki 11 perusahaan besar berkat ketekunan yang dijalaninya, celengan dan toples selalu menjadi andalannya. Celengan digunakan untuk pemasukan perusahaan yang dipimpinnya, toples digunakan untuk pengeluaran yang dibutuhkan operasional perusahaannya. Prinsipnya, isi celengan harus lebih banyak ketimbang isi toples. Beda tipis juga tidak apa-apa.  

Yang tak kalah nyentriknya pebisnis ini, walaupun sudah memiliki rumah mewah, mobil mewah dan perusahaan yang sehat, tetap saja menggunakan pakaian yang serba sederhana bahkan terkadang ala dermis (persis pakaian pengemis). Maklum, dulunya pebisnis ini merantau ke kota besar dari yang dulu tidak punya apa-apa, sekarang menjadi pebisnis sukses. 

Suatu saat ia bersama anaknya yang lulusan sekolah bisnis Harvard University makan sate padang di sebuah sebuah kedai sate pinggir jalan yang cukup terkenal, bertanya kepada bapaknya ini. 

“Bapak ini kuno sekali mengatur perusahaannya. Masih saja menggunakan celengan dan toples untuk mengatur keuangannya, Bagaimana bisa tahu keuntungan yang diperoleh perusahaan bapak ? “ kata anaknya itu. “ Kita pun makan sate padang dipinggir jalan pula lagi” sambung anak itu. 

Sambil mengunyah lezatnya sate padang, Bapaknya menjawab,”Dulu sewaktu bapak pertama kali menginjakkan kaki di kota besar ini, bapak tak punya apa-apa kecuali baju dan celana yang bapak pakai. Kakak pertamamu sekarang sukses menjadi dokter spesialis kandungan, adikmu sekarang sedang kuliah di Oxford University, dan kamu sekarang sudah lulus dari sekolah bisnis Harvard University, sekolah terbaik di dunia…

“Aku tahu pak, tapi…..”

“Bapak dan ibumu setiap tahun bisa pergi Umrah. Kita tinggal di perumahan mewah, selalu menggunakan mobil mewah keluaran terbaru. Perusahaan bapak juga terus berkembang dan bertambah. Perlu kamu catat nak, bapak dan ibumu juga tidak punya utang sama sekali. Jadi sekarang kamu jumlahkan yang bapak sebut tadi, kemudian kamu kurangi dengan baju dan celana tadi. Itulah keuntungan yang kita dapat selama ini…”

Di sadur dari buku Makelar Rezeki (Penulis : Jamil Azzaini)

Ngobrol dengan saya yuk di sini  ! :)

Sunday, 22 April 2012

Ketika Ragu,Cobalah Tiru Bunga Matahari…

“If you look over your left shoulder and it is saying to go this and your other shoulder is telling you to go the other way. Then just follow your heart and you will be ok” – Anonymous -



Pernahkah Anda berada dalam kondisi yang sangat membingungkan, di antara beberapa pilihan yang membuat Anda merasa tertekan, dihimpit berbagai masalah yang membuat Anda ingin lari dan bersembunyi? Apa yang akan Anda lakukan di tengah kebingungan itu?

Ada yang bilang hidup itu sederhana, namun banyak juga yang bilang bahwa hidup itu sangat kompleks. Banyak masalah timbul di setiap langkah kita, membuat kita semakin dewasa, semakin berpengalaman, namun juga membuat kita stress dan tertekan.

Beberapa pilihan yang ada memang menggiurkan, hal yang paling sulit adalah menentukan mana pilihan yang akan ditunjuk. Timbul keraguan di benak kita setiap berhadapan dengan beberapa pilihan. Ingatlah untuk selalu berhati-hati, karena pilihan itu terkadang menyesatkan dan menipu. Bisa saja pilihan itu malah membawa masalah lain.

Ah mengapa kedengarannya semakin membingungkan? Ya ambil saja solusi simpelnya, jika memang ada beberapa pilihan, lihat kembali plus minus di balik pilihan-pilihan tersebut. Dan yang terpenting adalah ikuti suara hati Anda. Coba Anda lihat bunga matahari yang selalu bersinar mengikuti sinar matahari. Katakan saja sinar matahari ini adalah suara hati si bunga. Walaupun mungkin si Lily, Tulip atau Mawar Berduri menoleh ke kiri atau ke kanan, bunga matahari akan tetap mengikuti arah sinar matahari.

Jadi mengapa Anda masih ragu menentukan pilihan Anda? Diam sesaat, dengarkan apa kata suara hati Anda. Nah terjawab kan. Semoga pilihan yang telah Anda tentukan adalah yang terbaik untuk Anda.


Ngobrol dengan saya yuk :) Follow twitter saya disini