Saya hari ini sangat bersyukur bisa mendapat inspirasi paling menghujam alam bawah sadar. Hanya dengan di inspirasi oleh sebuah film yang berjudul “Top Secret The Billionaire” , saya begitu sangat antusias untuk mengupas makna yang disampaikan oleh film tersebut yang diangkat dari kisah nyata pelakunya langsung. Top Ittipat namanya.
Bagaimana kehidupan seorang Top Ittipat ? . Berikut penggalan kisah dari film Top Secret The Billionaire :
Saat usia 16 tahun, dia adalah pecandu game (ada lebih dari 3 unit komputer hanya untuk main game! )
Saat usia 17 tahun, putus sekolah karena untuk menjadi penjaja kacang (padahal nyaris sukses dengan bisnis kacangnya, tapi akhirnya bangkrut hanya karena permasalahan keluarga, pacar , dan regulasi Mall Perbelanjaan ! )
Saat usia 18 tahun, keluarganya bangkrut dan meninggalkan hutang sebesar 40 juta Baht (setara Rp 12M)
Saat usia 19 tahun, Top Ittipat menciptakan produk cemilan rumput laut dengan brand “Tao Kae Noi” (artinya :Pengusaha Muda) melalui retailer 7Eleven di Thailand.
Kini, di usia 26 tahun, Ia adalah produsen cemilan rumput terlaris di Thailand dengan penghasilan 800 juta Baht pertahun dan memiliki 2000 karyawan lebih yang tersebar di lebih 20 negara di dunia.
Saya tidak akan menceritakan perjalanan film tersebut secara panjang lebar karena di artikel ini saya mengulas hal-hal penting yang di”ajarkan” film tersebut untuk perjalanan bisnis Anda. Yuk, mari kita kupas :
Totalitas
Sekali Anda terjun ke dunia bisnis, tidak boleh menyerah! Bisnis Anda adalah langkah pertama Anda memulai! Camkan lah, karena Anda harus berjibaku menemukan bisnis yang menjadi “nature” Anda. Totalitas lah menjalankan passion Anda sebagai seorang pebisnis.
Anda harus tuli
Seorang Top Ittipat mencapai kesuksesan hingga saat inikarena satu hal. Ia “menulikan “telinga dari sugesti orang-orang terdekatnya untuk membatalkan bisnisnya. Hingga rela memutuskan tali silaturahmi dengan pacar (yang katanya) setia. Hal ini sering terjadi. Saya sendiri juga sering disugesti dari orang-orang terdekat untuk menunda kegiatan bisnis demi meraih secarik kertas tanda kelulusan di pendidikan formal. Tapi keteguhan pada prinsip yang diyakini sangat jarang kita jumpai pada kebanyakan pebisnis. Mulai sekarang, pergilah ke dokter THT untuk minta obat menulikan telinga dari sugesti negatif (Ada gak ya obatnya? )
Mencatat Hal-Hal Penting
Poin penting yang sering kita abaikan. Inspirasi harus dicatat di secarik kertas! Hal itu adalah portofolio bisnis Anda! Inilah awal kesuksesan Top Ittipat hanya dengan membiasakan diri untuk mencatat hal-hal penting untuk kebutuhan bisnisnya. Kemanapun Anda bepergian, catatlah kejadian yang menjadi sumber inspirasi untuk bisnis Anda (seperti saat ini saya mencatat inspirasi di blog yang sedang Anda baca sekarang ^^ )
Pemasaran Retailer
Ini yang paling penting untuk strategi bisnis Anda. Punya produk? Kemasannya bagaimana? Apa sudah memenuhi syarat Good Manufacturing Practice pada proses produksi? Tiga pertanyaan inilah yang menjadi motivasi untuk menembus pasar domestik dan luar negeri. Ketika Anda mampu menjawab ketiga pertanyaan tersebut, maka jangan ragu-ragu untuk menawarkan produk Anda ke retailer-retailer besar seperti Carefour, Alfamart, Macan Yaohan, Indomaret dan sebagainya. Retailer tersebut adalah senjata marketing Anda setara pabrik uang dengan produksi 800 juta Baht pertahun. Menarik bukan?
Persiapkan Mental, Spiritual dan Fisik Anda
Untuk 800 juta Baht pertama Anda, persiapkan mental, spiritual dan fisik Anda ketika suatu saat Anda sudah menyentuh kondisi titik paling terendah dalam hidup Anda. Ingatlah, Tuhan tidak akan pernah memberikan ujian hidup dimana umatnya sendiri tidak sanggup untuk menghadapinya. Yakinlah, Tuhan Maha Adil atas rezeki umatnya. Bagi siapa yang berusaha seperti yang di contohkan Top Ittipat, maka Tuhanpun memberikan jawaban atas kerja keras bisnis yang selama ini dijalankan. Percayalah.
Masih mau kalah sama “anak kecil” yang bernama Top Ittipat yang berusia 26 tahun ? (umur disaat artikel ini ditulis) . Saran saya, segera nonton filmnya dan segera raih 800 juta Baht pertama Anda !
Foto Atas. Top Ittipat Asli ! ^^
Thursday, 22 March 2012
Thursday, 15 March 2012
[HOT ! ] 9 Rahasia Bisnis Ala Johan Wang
Medan, 15 Maret 2012
Anda senang bersantai ria di tempat ngopi seperti foto yang saya tampilkan di atas ? Bagi Anda orang Medan pasti langsung tahu dengan lokasi minum kopi yang nikmat di Kota Medan tercinta. Yup, hari ini saya spesial berbagi pengalaman dan share science bisnis dengan pemilik / owner dari bisnis minum kopi tersebut. Kita biasa memanggil beliau dengan nama Pak Johan Wang.
Pengalaman di bidang bisnis sudah tak perlu diragukan bagi seorang yang bernama Johan Wang. Di saat Anda minum kopi seperti di gambar-gambar yang saya tampilkan di atas, maka sajian kopi yang Anda nikmati adalah racikan bisnis dari sang owner sendiri. Tak hanya bisnis kopi yang digeluti beliau, beberapa bisnis seperti frame gallery dan depot air minum adalah bagian dari bisnis yang saat ini dijalankan oleh beliau dan timnya. Anda berpikir seorang Johan Wang adalah pengusaha yang selalu sukses dengan bisnisnya? Rahasianya adalah beliau sudah jatuh bangun berkali-kali membangun dan menjalankan bisnis. Kalau Anda seorang pebisnis baru sekali gagal, maka jangan heran jika ada orang yang bisnisnya berkali-kali gagal baru kemudian sukses besar dan menemukan passionnya. Ya, itulah Johan Wang.
Apa saja share bisnis beliau? Saya beberkan trik bisnis beliau khusus kepada pembaca blog setia saya kepada Anda:
1. Bisnis is Your PASSION
Apakah passion? Pertanyaan sederhana namun mendasar bagi Anda untuk menjalankan bisnis. Segala sesuatu yang dijalankan dengan desire sepenuh hati dan Anda bisa dengan luar biasanya terjun untuk menjalankan segala sesuatu yang Anda impikan, maka itulah PASSION Anda. Jika Anda menjalankan bisnis semata-mata untuk mendapat uang, pasti bisnis Anda collapse. Saya katakan kepada Anda, uang bukanlah goal bisnis Anda, tapi adalah AKIBAT dari bisnis yang Anda geluti saat ini. Make it something Passionable for you and your people that you love them, maka bisnis Anda berjalan dengan sistemnya tersendiri. Jika Anda tidak PASSION, tinggalkan!
2. Bisnis bukan mata kuliah anak sekolahan
Sebenarnya saya malu sih nulis bagian terpenting dari artikel ini (karena saya juga akademisi universitas negeri paling numero uno di Sumatera Utara). Bisnis tidak bisa diajarkan sesuai dengan teori buku, karena alasannya dari share pengalaman Pak Johan Wang, bisnis adalah action di dunia nyata. Ingat kata-kata : Action Di Dunia Nyata. Makanya, seharusnya yang mengajarkan mata kuliah wirausaha maupun bisnis adalah orang yang punya bisnis dan sukses dengan bisnisnya, bukan dari orang yang punya karir sebagai dosen tapi tidak punya bisnis karena dunia bisnis adalah dunia tanpa kesesuaian dengan teori bisnis yang ada saat ini, tapi Bisnis Is Real Time Condition. Anda perlu coach bisnis yang sudah sukses dengan bisnisnya.
3. Bisnis yang bisa dijual adalah bisnis paling TOP 1
Saya bertanya kepada Anda, sampai kapan Anda terus mengurusi bisnis Anda? Apakah sampai Anda wafat maka bisnis Anda ikutan Wafat? Atau uang mengalir terus tanpa Anda terlibat langsung dengan bisnis Anda? Maka saran kepada Anda adalah jalani bisnis yang suatu saat bisnis tersebut bisa dijual alias di franchise-kan. Contohnya adalah gerai kopi tiam seperti gambar di atas. Suatu bisnis yang bisa dijual, maka bisnis itu punya potensi sustainable menambah pundi-pundi finansial Anda TANPA Anda terlibat langsung ke dalam bisnis tersebut.
4. Belajar Bisnis Harus Pandai Matematika!
Anda pernah mendapat angka merah untuk pelajaran matematika pada saat Anda duduk di sekolahan maupun di bangku kuliah ? Saya akui, sebenarnya matematika merupakan pelajaran Absolut untuk menjalankan bisnis. Matematikalah yang memberikan gambaran teknis paling krusial dalam menjalankan bisnis khususnya dalam hal manajerial keuangan bisnis. Keuangan bisnis adalah darah bisnis Anda. Jika terjadi pendarahan, maka harus cepat dilakukan penanggulangan atau pendarahannya semakin hebat atau kalau dibiarkan terus bisnis Anda langsung hancur. Matematika sebenarnya mengajarkan Anda logika berbisnis dan sampai saat ini saya menyesal betapa seorang pebisnis maupun CEO harus jago matematikanya. Maka, supaya Anda tidak seperti saya, cintai matematika, jangan cintai guru matematikanya ya :) karena bisnis Anda sangat bergantung pada kemampuan matematika Anda. PERCAYALAH. Saya Akui kok :)
5. Visi dan Misi Bisnis Anda
Saya menyebutkan pilar bisnis yang satu ini sebagai impian terbesar Anda-bahkan jauh melebihi dari sekedar mendapat untung sebesar-besarnya-. Apa Mimpi Anda 2 tahun kemudian terhadap bisnis Anda? Itulah Visi Anda. Apa saja yang harus dilakukan untuk mencapai impian Anda? Itulah Misi Anda. TULISLAH visi dan misi Anda dan Anda tempelkan sehingga seluruh stake holder bisnis dapat membaca visi dan misi Bisnis Anda baik itu karyawan Anda bahkan pelanggan setia Anda.
6. See is Believing
Sebagian besar manusia adalah makhluk visual. Begitu Anda tertarik sesuatu visual yang menarik MATA Anda, maka Anda sedang jatuh ke jebakan Sales Promotion untuk membeli produk yang ditawarkan. Maka jangan heran jika wanita gendut/jelek/ dekil, begitu melihat patung/ manikin yang aduhai dengan dibalut busana yang menarik perhatian pembeli plus dengan rayuan dari sang sales promotion yang bisa di bilang lebay sih, maka Anda sudah ter-desire-kan untuk membeli busana tersebut berapapun bandrol harganya. Makanya, begitu pulang kerumah banyak wanita yang menyesal setengah mati jika pas dicoba pakai di rumah, hasilnya tidak sesuai dengan yang dikatakan oleh sang sales promotion. PERCAYALAH ! Jika Anda berbisnis busana, gunakan trik See Is Believing ini.
7. Trik Low Cost Super Impact Promotion
Seberapa besar budget bisnis Anda untuk promosi brand/produk Anda ? Suatu perusahaan rokok menghabiskan anggaran hingga 70% dari total anggaran bisnis keseluruhan hanya untuk menampilkan brand mereka di tempat-tempat baliho dan space reklame yang biaya pasangnya saja sudah mencapai biaya ratusan juta rupiah. So, bagaimana dengan bisnis kita yang modal terbatas dan minim anggaran promosi? Triknya, selain Anda gencar promo brand/produk di social media, undanglah wartawan untuk meliput usaha Anda. Usahakan wartawan dari Koran paling ramai dibaca di kota Anda. Katakan kepada wartawan tersebut bahwasanya usaha yang bakal diliput adalah sesuatu yang unik dan sangat layak untuk diliput dan sangat layak dijadikan kolom berita. Jadikan kegiatan press release ini sebagai agenda rutin Anda paling tidak 1 kali perbulan dan rutin dilakukan selama 12 bulan. Yah, walaupun saya tidak menampik si wartawan yang meliput “dibayar” uang capeknya, tapi rasakan efeknya! Saya jamin bisnis Anda meroket lebih dari yang Anda bayangkan sebelumnya. So, tinggalkan kolom iklan! Sekarang zamannya promo pakai press release!
8. Pemasaran Sejati
Menurut Anda masihkah Anda pakai strategi marketing segmenting, targeting dan positioning ? Sekarang zamannya DIFFERENSIASI/ PEMBEDA. Jika Anda mampu berbeda, menarik perhatian yang bikin PENASARAN banyak calon konsumen, maka itulah PEMASARAN sejati. Sederhana, namun sangat powerfull dan gak capek mikirin pemasaran.
BEDA -> PENASARAN -> PEMASARAN
9. Kalau Berbisnis Masih Gak Nyontek, Bisnis Anda Mandek
Tak seperti sistem pendidikan sekolahan yang melarang muridnya untuk menyontek. Tapi bisnis adalah bisnis. Begitu Anda tidak mengasah kemampuan menyontek, PASTI bisnis Anda mandek alias jalan ditempat. Anda tidak perlu takut jika bisnis Anda malah dicontek pesaing Anda, karena bisnis menyontek balik pesaing yang menyontek Anda adalah sah bahkan saling menyontek di dunia bisnis sangat direkomendasikan untuk inovasi brand/ produk Anda. So, jika Anda masih duduk di bangku kuliah/ sekolah, saat ini juga Anda harus mengasah skill nyontek Anda. Jangan kelamaan, bisa-bisa rejeki Anda di raih duluan oleh penyontek Anda.
Itulah sharing pertemuan bisnis saya dengan sang tukang kopi pangku Pak Johan Wang. Semoga bermanfaat dan sebarkan artikel ini ke seluruh orang-orang terdekat yang Anda cintai. See you at the next Inspiring Article.
Foto 1. Saya (Kiri) dan Pak Johan Wang (Kiri)
Foto 2. Pak Johan Wang (Berdiri Berbaju Putih) Men-share Jurus Bisnisnya
Anda senang bersantai ria di tempat ngopi seperti foto yang saya tampilkan di atas ? Bagi Anda orang Medan pasti langsung tahu dengan lokasi minum kopi yang nikmat di Kota Medan tercinta. Yup, hari ini saya spesial berbagi pengalaman dan share science bisnis dengan pemilik / owner dari bisnis minum kopi tersebut. Kita biasa memanggil beliau dengan nama Pak Johan Wang.
Pengalaman di bidang bisnis sudah tak perlu diragukan bagi seorang yang bernama Johan Wang. Di saat Anda minum kopi seperti di gambar-gambar yang saya tampilkan di atas, maka sajian kopi yang Anda nikmati adalah racikan bisnis dari sang owner sendiri. Tak hanya bisnis kopi yang digeluti beliau, beberapa bisnis seperti frame gallery dan depot air minum adalah bagian dari bisnis yang saat ini dijalankan oleh beliau dan timnya. Anda berpikir seorang Johan Wang adalah pengusaha yang selalu sukses dengan bisnisnya? Rahasianya adalah beliau sudah jatuh bangun berkali-kali membangun dan menjalankan bisnis. Kalau Anda seorang pebisnis baru sekali gagal, maka jangan heran jika ada orang yang bisnisnya berkali-kali gagal baru kemudian sukses besar dan menemukan passionnya. Ya, itulah Johan Wang.
Apa saja share bisnis beliau? Saya beberkan trik bisnis beliau khusus kepada pembaca blog setia saya kepada Anda:
1. Bisnis is Your PASSION
Apakah passion? Pertanyaan sederhana namun mendasar bagi Anda untuk menjalankan bisnis. Segala sesuatu yang dijalankan dengan desire sepenuh hati dan Anda bisa dengan luar biasanya terjun untuk menjalankan segala sesuatu yang Anda impikan, maka itulah PASSION Anda. Jika Anda menjalankan bisnis semata-mata untuk mendapat uang, pasti bisnis Anda collapse. Saya katakan kepada Anda, uang bukanlah goal bisnis Anda, tapi adalah AKIBAT dari bisnis yang Anda geluti saat ini. Make it something Passionable for you and your people that you love them, maka bisnis Anda berjalan dengan sistemnya tersendiri. Jika Anda tidak PASSION, tinggalkan!
2. Bisnis bukan mata kuliah anak sekolahan
Sebenarnya saya malu sih nulis bagian terpenting dari artikel ini (karena saya juga akademisi universitas negeri paling numero uno di Sumatera Utara). Bisnis tidak bisa diajarkan sesuai dengan teori buku, karena alasannya dari share pengalaman Pak Johan Wang, bisnis adalah action di dunia nyata. Ingat kata-kata : Action Di Dunia Nyata. Makanya, seharusnya yang mengajarkan mata kuliah wirausaha maupun bisnis adalah orang yang punya bisnis dan sukses dengan bisnisnya, bukan dari orang yang punya karir sebagai dosen tapi tidak punya bisnis karena dunia bisnis adalah dunia tanpa kesesuaian dengan teori bisnis yang ada saat ini, tapi Bisnis Is Real Time Condition. Anda perlu coach bisnis yang sudah sukses dengan bisnisnya.
3. Bisnis yang bisa dijual adalah bisnis paling TOP 1
Saya bertanya kepada Anda, sampai kapan Anda terus mengurusi bisnis Anda? Apakah sampai Anda wafat maka bisnis Anda ikutan Wafat? Atau uang mengalir terus tanpa Anda terlibat langsung dengan bisnis Anda? Maka saran kepada Anda adalah jalani bisnis yang suatu saat bisnis tersebut bisa dijual alias di franchise-kan. Contohnya adalah gerai kopi tiam seperti gambar di atas. Suatu bisnis yang bisa dijual, maka bisnis itu punya potensi sustainable menambah pundi-pundi finansial Anda TANPA Anda terlibat langsung ke dalam bisnis tersebut.
4. Belajar Bisnis Harus Pandai Matematika!
Anda pernah mendapat angka merah untuk pelajaran matematika pada saat Anda duduk di sekolahan maupun di bangku kuliah ? Saya akui, sebenarnya matematika merupakan pelajaran Absolut untuk menjalankan bisnis. Matematikalah yang memberikan gambaran teknis paling krusial dalam menjalankan bisnis khususnya dalam hal manajerial keuangan bisnis. Keuangan bisnis adalah darah bisnis Anda. Jika terjadi pendarahan, maka harus cepat dilakukan penanggulangan atau pendarahannya semakin hebat atau kalau dibiarkan terus bisnis Anda langsung hancur. Matematika sebenarnya mengajarkan Anda logika berbisnis dan sampai saat ini saya menyesal betapa seorang pebisnis maupun CEO harus jago matematikanya. Maka, supaya Anda tidak seperti saya, cintai matematika, jangan cintai guru matematikanya ya :) karena bisnis Anda sangat bergantung pada kemampuan matematika Anda. PERCAYALAH. Saya Akui kok :)
5. Visi dan Misi Bisnis Anda
Saya menyebutkan pilar bisnis yang satu ini sebagai impian terbesar Anda-bahkan jauh melebihi dari sekedar mendapat untung sebesar-besarnya-. Apa Mimpi Anda 2 tahun kemudian terhadap bisnis Anda? Itulah Visi Anda. Apa saja yang harus dilakukan untuk mencapai impian Anda? Itulah Misi Anda. TULISLAH visi dan misi Anda dan Anda tempelkan sehingga seluruh stake holder bisnis dapat membaca visi dan misi Bisnis Anda baik itu karyawan Anda bahkan pelanggan setia Anda.
6. See is Believing
Sebagian besar manusia adalah makhluk visual. Begitu Anda tertarik sesuatu visual yang menarik MATA Anda, maka Anda sedang jatuh ke jebakan Sales Promotion untuk membeli produk yang ditawarkan. Maka jangan heran jika wanita gendut/jelek/ dekil, begitu melihat patung/ manikin yang aduhai dengan dibalut busana yang menarik perhatian pembeli plus dengan rayuan dari sang sales promotion yang bisa di bilang lebay sih, maka Anda sudah ter-desire-kan untuk membeli busana tersebut berapapun bandrol harganya. Makanya, begitu pulang kerumah banyak wanita yang menyesal setengah mati jika pas dicoba pakai di rumah, hasilnya tidak sesuai dengan yang dikatakan oleh sang sales promotion. PERCAYALAH ! Jika Anda berbisnis busana, gunakan trik See Is Believing ini.
7. Trik Low Cost Super Impact Promotion
Seberapa besar budget bisnis Anda untuk promosi brand/produk Anda ? Suatu perusahaan rokok menghabiskan anggaran hingga 70% dari total anggaran bisnis keseluruhan hanya untuk menampilkan brand mereka di tempat-tempat baliho dan space reklame yang biaya pasangnya saja sudah mencapai biaya ratusan juta rupiah. So, bagaimana dengan bisnis kita yang modal terbatas dan minim anggaran promosi? Triknya, selain Anda gencar promo brand/produk di social media, undanglah wartawan untuk meliput usaha Anda. Usahakan wartawan dari Koran paling ramai dibaca di kota Anda. Katakan kepada wartawan tersebut bahwasanya usaha yang bakal diliput adalah sesuatu yang unik dan sangat layak untuk diliput dan sangat layak dijadikan kolom berita. Jadikan kegiatan press release ini sebagai agenda rutin Anda paling tidak 1 kali perbulan dan rutin dilakukan selama 12 bulan. Yah, walaupun saya tidak menampik si wartawan yang meliput “dibayar” uang capeknya, tapi rasakan efeknya! Saya jamin bisnis Anda meroket lebih dari yang Anda bayangkan sebelumnya. So, tinggalkan kolom iklan! Sekarang zamannya promo pakai press release!
8. Pemasaran Sejati
Menurut Anda masihkah Anda pakai strategi marketing segmenting, targeting dan positioning ? Sekarang zamannya DIFFERENSIASI/ PEMBEDA. Jika Anda mampu berbeda, menarik perhatian yang bikin PENASARAN banyak calon konsumen, maka itulah PEMASARAN sejati. Sederhana, namun sangat powerfull dan gak capek mikirin pemasaran.
BEDA -> PENASARAN -> PEMASARAN
9. Kalau Berbisnis Masih Gak Nyontek, Bisnis Anda Mandek
Tak seperti sistem pendidikan sekolahan yang melarang muridnya untuk menyontek. Tapi bisnis adalah bisnis. Begitu Anda tidak mengasah kemampuan menyontek, PASTI bisnis Anda mandek alias jalan ditempat. Anda tidak perlu takut jika bisnis Anda malah dicontek pesaing Anda, karena bisnis menyontek balik pesaing yang menyontek Anda adalah sah bahkan saling menyontek di dunia bisnis sangat direkomendasikan untuk inovasi brand/ produk Anda. So, jika Anda masih duduk di bangku kuliah/ sekolah, saat ini juga Anda harus mengasah skill nyontek Anda. Jangan kelamaan, bisa-bisa rejeki Anda di raih duluan oleh penyontek Anda.
Itulah sharing pertemuan bisnis saya dengan sang tukang kopi pangku Pak Johan Wang. Semoga bermanfaat dan sebarkan artikel ini ke seluruh orang-orang terdekat yang Anda cintai. See you at the next Inspiring Article.
Foto 1. Saya (Kiri) dan Pak Johan Wang (Kiri)
Foto 2. Pak Johan Wang (Berdiri Berbaju Putih) Men-share Jurus Bisnisnya
Tuesday, 13 March 2012
Trik Rahasia Wawancara Kerja (Bag. 1)
Berdasarkan survey, ada 50 pertanyaan yang paling sering diajukan dalam tes interview. Apa saja dan bagaimana trik menjawabnya? Inilah kumpulan trik dan tips yang wajib dibaca dan dipelajari oleh para pelamar kerja dan para manajer sumber daya manusia. Di sini dikupas tuntas bagaimana trik mewawancarai calon karyawan dan bagaimana menjawab pertanyaan dengan jitu.
Trik Interview Kerja
Lakukan Tes Ini Dan Ukurlah Kemampuan Wawancara Anda
Jika Anda melakukan tes wawancara ini, Anda akan memiliki gambaran tentang seberapa bagus Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan dalam wawancara kerja. Baik Anda adalah orang yang baru pertama kali mengikuti wawancara maupun yang sudah berpengalaman.
Jawaban klise gampang sekali ditebak, karena merupakan jawaban yang sering dilontarkan banyak orang.
Contoh pertanyaan sang pewawancara: “Apa yang Anda cari dalam pekerjaan baru Anda nantinya?”
Jawaban klise: “Saya ingin bekerja pada perusahaan yang berorientasi pada pertumbuhan, sehingga saya dapat menggunakan kemampuan saya dan belajar serta dapat mengembangkan kemampuan-kemampuan baru."
Instruksi
Setiap pertanyaan pewawancara akan diikuti dengan 3 pilihan jawaban, yakni (A), (B), dan (C). Tugas Anda adalah memilih jawaban yang Anda anggap paling efektif dalam setiap situasi. Pilihlah jawaban yang Anda anggap paling kuat. Ketika Anda mencermati setiap pilihan, berpikirlah dengan cara sang pewawancara berpikir. Dari jawaban tersebut akan terpampang informasi mendalam tentang kemampuan dan pengalaman si calon karyawan.
Setelah menyelesaikan tes ini, cek jawaban yang telah Anda pilih. Kemudian lihatlah skor Anda dan kategori peringkat kemampuan tes wawancara Anda.
Abaikanlah hasil tes pertama Anda, lalu lakukanlah tes kedua dan lihatlah apakah Anda dapat meningkatkan skor wawancara Anda. Dengan mempelajari beberapa kali contoh-contoh yang diberikan di artikel ini, Anda akan menjadi terbiasa dengan jenis-jenis pertanyaan yang nantinya mungkin akan Anda hadapi dan memberi Anda gagasan tentang jawaban-jawaban yang paling kuat untuk pertanyaan-pertanyaan itu.
Cobalah untuk membaca ulang tes wawancara Anda satu hari sebelum Anda menjalani wawancara kerja yang sesungguhnya untuk menyegarkan kembali ingatan Anda, tetapi yang terpenting adalah hal apa yang membuat suatu jawaban menjadi sebuah jawaban yang paling kuat.
Setelah Anda puas dengan skor yang berhasil Anda capai, Anda akan siap untuk menyusun cerita Anda sendiri.
PERTANYAAN PEWAWANCARA
1. "Mari kita mulai dengan menceritakan tentang siapa Anda."
Pilihlah jawaban yang paling kuat.
(A) Saya lahir di Bandung. Ibu saya usaha katering dan ayah saya seorang dosen. Selepas SMA saya kuliah di IT Telkom jurusan Teknik Industri. Saya sudah bekerja selama 5 tahun di perusahaan asing sebagai asisten auditor. Kemudian saya pindah ke bank swasta nasional dan bekerja 2 tahun sebagai auditor internal. Dan di perusahaan terakhir ini saya baru bekerja selama setahun sebagai manajer keuangan.
(B) Saya pernah bekerja di bidang pelayanan pelanggan selama 7 tahun. Dalam pekerjaan terakhir, saya memimpin sebuah tim beranggotakan 8 orang. Saya memiliki kemampuan komunikasi dan hubungan antarpersonal yang luar biasa, dan itulah yang memungkinkan saya bekerja dengan orang banyak pada beragam tingkatan. Saya punya latar belakang bekerja di perusahaan besar maupun kecil. Keunggulan saya adalah kemampuan dalam mengorganisasi dan mengoordinasikan proyek untuk memastikan agar tenggat waktu terpenuhi.
(C) Senang sekali. Apakah Anda ingin mengetahui kehidupan pribadi saya atau pengalaman kerja saya? Mana yang Anda inginkan?
EVALUASI JAWABAN
Jawaban Terkuat
(B) Jawaban ini paling kuat karena ia menampilkan ringkasan yang bagus tentang apa yang harus Anda tawarkan. Sang pewawancara mengetahui berapa tahun pengalaman Anda, jenis-jenis perusahaan di mana Anda pernah bekerja, dan apa yang menjadi keunggulan Anda berkaitan dengan pekerjaan itu. Di dalam jawaban itu juga terdapat kombinasi antara kemampuan berbasis pengetahuan, kemampuan yang dapat ditransfer (transferable skills) dan watak pribadi Anda. Di sini tampak bahwa Anda sedang berupaya menampilkan kesan yang bagus tentang diri Anda.
Jawaban Pertengahan
(A) Jawaban ini benar adanya, namun tidak sekuat jawaban (B). Ini adalah model jawaban yang mengacu pada resume atau CV: "Saya lahir, masuk universitas, dan bekerja." Akan lebih bagus jika Anda memberikan informasi yang lebih detail dan spesifik, seperti jenis perusahaan tempat Anda pernah bekerja. Jawaban yang ideal berisi gambaran yang ringkas dan padat tentang diri Anda sekarang ini.
Jawaban Terlemah
(C) Ini jawaban paling umum namun lemah. Jawaban ini tidak menunjukkan persiapan atau perencanaan sesuai yang ingin diketahui pewawancara.
BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA
Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 0 poin.
2. "Mengapa Anda meninggalkan—atau mengapa Anda berencana meninggalkan—pekerjaan terakhir Anda?"
Pilihlah jawaban yang paling kuat.
(A) Perusahaan melakukan reorganisasi, dan departemen saya dihapus. Pekerjaan mulai membingungkan, dan itu tidaklah mengejutkan. Saya menyukai pekerjaan saya dan orang-orang yang bekerja dengan saya, sehingga saya berharap hal itu tidak mempengaruhi kami, tetapi sayangnya kami semua harus pergi. Saya akan mencari pekerjaan yang sama dengan pekerjaan itu.
(B) Saya sedang mencari tantangan baru. Saya telah bekerja di perusahaan itu selama 2 tahun dan tidak mendapati pekerjaan itu semenarik yang pernah saya lakukan. Saya mencari sebuah perusahaan di mana saya dapat menghadapi tantangan-tantangan baru dan berkembang. Pekerjaan saya yang sekarang ini benar-benar sudah buntu bagi saya.
(C) Karena tidak ada peluang lagi di perusahaan itu, saya akhirnya memutuskan bahwa inilah waktunya untuk mencari pekerjaan baru. Saya telah menetapkan beberapa jenjang karir untuk diri saya dan itu tidak dapat saya capai di perusahaan itu. Yang saya cari adalah sebuah pekerjaan di perusahaan besar di mana saya dapat memberikan kontribusi, namun juga dapat menjajaki jalan karir yang memiliki lebih banyak tanggung jawab.
EVALUASI JAWABAN
Jawaban Terkuat
(A) Inilah jawaban terkuat, bukan karena perampingan itu, melainkan adanya kesan kemantapan. Anda menyukai apa yang Anda lakukan dan berharap perampingan itu tidak terjadi. Dengan kata lain, jika masalah itu tidak berada di luar kendali Anda, Anda masih beradai di sana. Jawaban ini mengisyaratkan adanya sikap yang bagus terhadap kejadian yang tidak menguntungkan.
Jawaban Pertengahan
(C) Ini jawaban yang dapat diterima. Memang alamiah mencari tanggung jawab yang lebih, sebagaimana halnya dapat diterima untuk meninggalkan sebuah pekerjaan. Seorang pewawancara yang ahli akan melanjutkannya dengan pertanyaan tentang tujuan-tujuan karir Anda dan mengapa Anda beranggapan hal itu dapat Anda peroleh di perusahaan yang baru. Sudah siapkah Anda untuk menjawab pertanyaan itu?
Jawaban Terlemah
(B) Inilah jawaban terlemah karena terdengar klise. Salah satu jawaban paling umum untuk pertanyaan ini adalah bahwa Anda "sedang mencari tantangan." Seorang pewawancara mungkin akan beranggapan bahwa jika Anda bosan pada pekerjaan terakhir, Anda akan menganggap pekerjaan ini juga membosankan, atau setidaknya tidak cukup "menantang" lagi.
BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA
Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 0 poin.
3. "Mengapa Anda ingin bekerja di sini?"
Pilihlah jawaban yang paling kuat.
(A) Saya melakukan riset dan memilih perusahaan-perusahaan yang paling membuat saya tertarik, dan perusahaan Anda berada di puncak daftar saya. Saya melakukan riset itu berdasarkan reputasi perusahaan, tingkat kehandalan produknya, dan stabilitas industri. Demikian juga bagaimana karyawan-karyawannya memandang pekerjaan di perusahaan itu. Saya melakukan pekerjaan yang terbaik ketika tujuan dan nilai-nilai saya selaras dengan tujuan dan nilai-nilai perusahaan. Saya tahu bahwa saya dapat menyesuaikan diri dengan kultur perusahaan dan memiliki banyak kontribusi.
(B) Saya melihat lowongan kerja itu di internet. Pekerjaan ini sangat tepat untuk keahlian dan kemampuan saya. Saya melihat ini sebagai kesempatan nyata untuk menemukan tantangan. Saya ingin bekerja untuk perusahaan di mana saya dapat tumbuh, berkembang, dan tertantang. Saya mencari perusahaan dengan catatan finansial yang solid dan prestasi industri—seperti perusahaan Anda. Saya tahu saya akan cocok di sini dan mampu "menyatu sampai ke dasar."
(C) Ketika saya melihat lowongan itu di koran, saya sadar itulah pekerjaan yang tepat untuk saya. Saya adalah penggemar produk kain Anda dan selalu membelinya di toko. Saya akan senang sekali dapat bekerja di sini. Sangat penting bagi saya bahwa perusahaan tempat saya bekerja mempunyai reputasi dan produk yang bagus. Saya melihat ini sebagai kesempatan besar bagi saya untuk bekerja di perusahaan besar yang benar-benar saya kagumi.
EVALUASI JAWABAN
Jawaban Terkuat
(A) Inilah jawaban paling kuat, karena menggambarkan perencanaan dan kontrol di pihak Anda. Bukan sekadar sikap "ada lowongan dan saya akan melamar." Anda menunjukkan bahwa Anda mengetahui apa yang Anda inginkan dan bagaimana Anda mendapatkannya. Anda memilih perusahaan ini dengan melakukan riset dan mengecek bagaimana karyawan menilai perusahaan itu. Jawaban ini menunjukkan keyakinan pada keahlian dan kemampuan Anda untuk menyesuaikan diri dengan kultur perusahaan tersebut. Namun harus diperhatikan, terlalu percaya diri (over confidence) bisa menimbulkan masalah besar sebagaimana kekurangan kepercayaan diri.
Jawaban Pertengahan
(C) Inilah jawaban yang sangat umum. Jawaban ini memberi tekanan pada "Anda" dan apa yang bisa Anda dapatkan dari peluang itu. Meskipun menjadi pengagum atau pelanggan sebuah perusahaan adalah bagus dari kacamata konsumen, namun akan lebih kuat jika Anda menambahkan hal-hal spesifik yang Anda kagumi, misalnya favorit yang mereka buat atau cara mereka mengalahkan kompetitor—sesuatu yang mengindikasikan bagaimana peran Anda sebagai konsumen memiliki kaitan dengan pekerjaan yang Anda cari. Menjadi pengagum atau pelanggan tidak memberi nilai tambah dari kacamata pewawancara. Sedikit merayu tidak apalah, namun ingat Anda sedang melihat sisi bisnis itu bukan dari sisi konsumen.
Jawaban Terlemah
(B) Inilah terlemah. Penekanan ada pada "Apa tujuan Anda—mencari tantangan, tumbuh, dan berkembang." Dasar dari proses wawancara adalah "Apa yang dapat Anda lakukan terhadap perusahaan?" bukan "Apa yang dapat dilakukan perusahaan untuk Anda?"
BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA
Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 0 poin.
4. "Apa tujuan yang hendak Anda capai?"
Pilihlah jawaban yang paling kuat.
A). Tujuan saya adalah bekerja untuk perusahaan di mana saya dapat tumbuh dan akhirnya menjadi seorang manajer marketing. Saya ingin memimpin sebuah tim yang terdiri dari orang-orang terampil dan memiliki pengaruh besar terhadap perusahaan. Saya tertarik pada perusahaan yang berpikiran ke depan dan berorientasi pada pertumbuhan.
B). Saya ingin bekerja di sebuah departemen yang mempercayai pelatihan lintas fungsi. Saya beranggapan bahwa itulah cara terbaik untuk belajar dan melihat gambaran yang lebih besar dalam sebuah perusahaan. Pada akhirnya, saya berharap kembali ke sekolah untuk mendapatkan gelar MBA. Saya pikir itu akan memperluas ilmu saya, sehingga suatu hari saya dapat memiliki perusahaan konsultan sendiri, yang bekerja secara nasional maupun internasional.
C). Saya membagi tujuan ke dalam tujuan-tujuan jangka pendek dengan tujuan jangka panjang di kepala. Saat ini saya mencari sebuah posisi dalam sebuah perusahaan dengan catatan prestasi yang solid. Saya ingin memberikan kontribusi pengalaman-pengalaman saya di bidang ini. Tujuan jangka panjang akan bergantung pada perjalanan karir yang ada di perusahaan ini. Idealnya, saya ingin berkembang secara progresif dalam sebuah perusahaan.
EVALUASI JAWABAN
Jawaban Terkuat
C). Inilah jawaban terkuat di antara tiga pilihan. Karena ini adalah pertanyaan terbuka, tidak ada jawaban benar atau salah. Jawaban ini adalah yang terbaik karena sifatnya yang terbuka atas peluang pertumbuhan, namun tidak membuat tujuan Anda tampak tidak realistis, kaki atau spesifik.
Jawaban Pertengahan
A). Masalah yang berkaitan dengan jawaban ini adalah terlalu spesifik dan dapat menjadi faktor yang tidak menguntungkan jika perusahaan tidak memiliki jenjang karir yang memungkinkan seorang karyawan mencapai tujuan ini. Lebih baik Anda menghindari jawaban-jawaban yang sempit atau tidak fleksibel.
Jawaban Terlemah
B). Jawaban ini awalnya bagus, namun kemudian agak senonoh. Meski jujur, jawaban ini akan mengecewakan sang pewawancara. Pihak perusahaan sedang mencari seseorang yang bersedia bertahan dan memberikan kontribusi pada perusahaan. Bukanlah tujuan perusahaan itu untuk menyewa seseorang dan melatihnya untuk menjadi pesaing di kemudian hari.
BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 0 poin.
5. "Apa keunggulan yang Anda miliki?"
Pilihlah jawaban yang paling kuat.
A). Keunggulan saya adalah keahlian mengelola sumber daya manusia. Saya suka bekerja dengan orang banyak dan membantu mereka menyelesaikan persoalan. Pelanggan sangat penting bagi saya, dan saya pun mengatakan hal itu kepada mereka. Saya menerima banyak umpan balik yang positif tentang keahlian saya dari para pelanggan.
B). Keunggulan saya adalah kombinasi antara keahlian teknis dan kemampuan untuk bekerja dengan beragam pelanggan. Saya memandang diri saya sebagai ahli pengumpul data, tetapi apa yang membuat daya saing saya adalah kemampuan untuk bekerja secara langsung dengan para pelanggan dan mencari akar persoalan. Saya mampu mengolah permasalahan-permasalahan yang rumit ke dalam bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga pelanggan dapat memahami apa yang saya katakan. Selama 2 tahun terakhir ini saya telah menerima penghargaan di bidang pelayanan pelanggan.
C). Saya memiliki latar belakang yang kuat dalam pelayanan kepada konsumen. Baik konsumen internal maupun eksternal. Saya dapat membanggakan kemampuan yang saya miliki dalam hal bekerja dengan orang banyak dan menyelesaikan persoalan. Selama 2 tahun terakhir ini saya telah terpilih sebagai tenaga pelayanan pelanggan terbaik setiap kwartal.
EVALUASI JAWABAN
Jawaban Terkuat
B). Ini adalah jawaban yang paling kuat karena ia memberi gambaran luas tentang apa yang Anda bawa untuk posisi tersebut. Bukan hanya yang disyaratkan keahlian teknis—tetapi juga nilai tambah dari kemampuan Anda untuk bekerja secara langsung dengan konsumen. Demikian juga kemampuan yang kuat untuk menyampaikan informasi teknis dalam konteks makna sederhana dalam ketatnya persaingan kerja. Sangatlah perlu bagi Anda untuk memikirkan keunggulan Anda lebih dari sekadar memenuhi kualifikasi. Apa lagi yang dapat Anda tawarkan yang tidak dapat ditawarkan kandidat lain. Semakin banyak keahlian yang Anda masukkan dalam jawaban Anda, semakin banyak informasi yang akan dinilai sang pewawancara baik yang menjadi prasyarat atau di luar itu.
Jawaban Pertengahan
C). Meskipun jawaban ini kuat, namun tidak sekuat jawaban (B). Jawaban ini bagus, karena memberitahukan kepada sang pewawancara bahwa Anda memiliki kemampuan yang kuat untuk bekerja dengan konsumen internal dan eksternal, serta menyelesaikan segala persoalan. Jawaban ini akan lebih kuat jika Anda menggabungkannya dengan beberapa keahlian yang berasal dari pengalaman atau pengetahuan Anda, seperti pengetahuan tentang industri atau produk.
Jawaban Terlemah
A). Ini adalah jawaban yang sangat umum, yang dapat digunakan dalam posisi apa pun. "Saya suka berbagi dengan orang, telah terbiasa membantu orang lain menyelesaikan masalah," juga merupakan konsep yang terlalu umum untuk membuat kesan bagus pada sang pewawancara.
BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA
Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 0 poin.
6. "Apa kelemahan terbesar Anda?"
Pilihlah jawaban yang paling kuat.
A). Kelemahan bukanlah sesuatu yang menjadi pikiran saya. Saya menyadari, saya dapat meningkatkan kesabaran saya pada saat bekerja dengan orang yang tidak memiliki kesamaan langkah dengan saya. Saya suka membantu anggota tim yang punya masalah. Saya justru dapat bergerak maju daripada menjadi seorang yang frustasi dan tidak melakukan apa pun.
B). Saya adalah seseorang yang suka melakukan pekerjaan dengan benar sejak awal. Saya akan menjadi sangat frustrasi ketika pekerjaan orang lain mempengaruhi kemampuan saya untuk melakukan pekerjaan dengan benar. Saya biasanya bekerja dengan mencoba untuk lebih memahami dan menyimpulkan suatu masalah sebelum saya memberikan pendapat atau keputusan.
C). Kelemahan saya adalah bekerja terlalu keras untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Karena dengan beban kerja yang ada saya harus bekerja tiap malam dan tiap pekan agar pekerjaan saya selesai tepat waktu. Saya mencoba untuk bekerja secara bijak, cerdas, bukan keras.
EVALUASI JAWABAN
Jawaban Terkuat
A). Di dalam jawaban ini terdapat penjelasan yang amat sungguh-sungguh dan jujur. Saat pemikiran ke masa depan tertuang dalam jawaban ini. Jawaban ini juga menunjukkan keinginan Anda untuk melakukan perbaikan dan tindakan apa yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan persoalan dalam pekerjaan.
Jawaban Pertengahan
B). Ini bukanlah suatu jawaban yang buruk. Bagaimanapun, sang pewawancara akan mengira bahwa Anda adalah orang yang mandiri dan sempurna, dan hal itu dapat menyebabkan suatu masalah. Hindari mengeluarkan pernyataan yang bersifat pribadi, yang di kemudian hari dapat menyulitkan diri Anda untuk menuju ke perubahan. Dalam menjawab pertanyaan, hal terbaik adalah menunjukkan sesuatu yang dapat memperbaiki kelemahan Anda dalam bekerja: "Saya dapat melakukannya."
Jawaban Terlemah
C). Ini adalah sebuah jawaban yang sangat kuno dan sepantasnya dihindari "bekerja terlalu keras". Ini adalah sebuah pemikiran yang kedengarannya lucu. Sang pewawancara mungkin akan peduli tentang bagaimana Anda bekerja keras, apakah karena beban kerja yang terlalu berat atau karena kebiasaan malas bekerja Anda.
BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA
Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 0 poin.
SUMBER
Trik Interview Kerja
Lakukan Tes Ini Dan Ukurlah Kemampuan Wawancara Anda
Jika Anda melakukan tes wawancara ini, Anda akan memiliki gambaran tentang seberapa bagus Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan dalam wawancara kerja. Baik Anda adalah orang yang baru pertama kali mengikuti wawancara maupun yang sudah berpengalaman.
Jawaban klise gampang sekali ditebak, karena merupakan jawaban yang sering dilontarkan banyak orang.
Contoh pertanyaan sang pewawancara: “Apa yang Anda cari dalam pekerjaan baru Anda nantinya?”
Jawaban klise: “Saya ingin bekerja pada perusahaan yang berorientasi pada pertumbuhan, sehingga saya dapat menggunakan kemampuan saya dan belajar serta dapat mengembangkan kemampuan-kemampuan baru."
Instruksi
Setiap pertanyaan pewawancara akan diikuti dengan 3 pilihan jawaban, yakni (A), (B), dan (C). Tugas Anda adalah memilih jawaban yang Anda anggap paling efektif dalam setiap situasi. Pilihlah jawaban yang Anda anggap paling kuat. Ketika Anda mencermati setiap pilihan, berpikirlah dengan cara sang pewawancara berpikir. Dari jawaban tersebut akan terpampang informasi mendalam tentang kemampuan dan pengalaman si calon karyawan.
Setelah menyelesaikan tes ini, cek jawaban yang telah Anda pilih. Kemudian lihatlah skor Anda dan kategori peringkat kemampuan tes wawancara Anda.
Abaikanlah hasil tes pertama Anda, lalu lakukanlah tes kedua dan lihatlah apakah Anda dapat meningkatkan skor wawancara Anda. Dengan mempelajari beberapa kali contoh-contoh yang diberikan di artikel ini, Anda akan menjadi terbiasa dengan jenis-jenis pertanyaan yang nantinya mungkin akan Anda hadapi dan memberi Anda gagasan tentang jawaban-jawaban yang paling kuat untuk pertanyaan-pertanyaan itu.
Cobalah untuk membaca ulang tes wawancara Anda satu hari sebelum Anda menjalani wawancara kerja yang sesungguhnya untuk menyegarkan kembali ingatan Anda, tetapi yang terpenting adalah hal apa yang membuat suatu jawaban menjadi sebuah jawaban yang paling kuat.
Setelah Anda puas dengan skor yang berhasil Anda capai, Anda akan siap untuk menyusun cerita Anda sendiri.
PERTANYAAN PEWAWANCARA
1. "Mari kita mulai dengan menceritakan tentang siapa Anda."
Pilihlah jawaban yang paling kuat.
(A) Saya lahir di Bandung. Ibu saya usaha katering dan ayah saya seorang dosen. Selepas SMA saya kuliah di IT Telkom jurusan Teknik Industri. Saya sudah bekerja selama 5 tahun di perusahaan asing sebagai asisten auditor. Kemudian saya pindah ke bank swasta nasional dan bekerja 2 tahun sebagai auditor internal. Dan di perusahaan terakhir ini saya baru bekerja selama setahun sebagai manajer keuangan.
(B) Saya pernah bekerja di bidang pelayanan pelanggan selama 7 tahun. Dalam pekerjaan terakhir, saya memimpin sebuah tim beranggotakan 8 orang. Saya memiliki kemampuan komunikasi dan hubungan antarpersonal yang luar biasa, dan itulah yang memungkinkan saya bekerja dengan orang banyak pada beragam tingkatan. Saya punya latar belakang bekerja di perusahaan besar maupun kecil. Keunggulan saya adalah kemampuan dalam mengorganisasi dan mengoordinasikan proyek untuk memastikan agar tenggat waktu terpenuhi.
(C) Senang sekali. Apakah Anda ingin mengetahui kehidupan pribadi saya atau pengalaman kerja saya? Mana yang Anda inginkan?
EVALUASI JAWABAN
Jawaban Terkuat
(B) Jawaban ini paling kuat karena ia menampilkan ringkasan yang bagus tentang apa yang harus Anda tawarkan. Sang pewawancara mengetahui berapa tahun pengalaman Anda, jenis-jenis perusahaan di mana Anda pernah bekerja, dan apa yang menjadi keunggulan Anda berkaitan dengan pekerjaan itu. Di dalam jawaban itu juga terdapat kombinasi antara kemampuan berbasis pengetahuan, kemampuan yang dapat ditransfer (transferable skills) dan watak pribadi Anda. Di sini tampak bahwa Anda sedang berupaya menampilkan kesan yang bagus tentang diri Anda.
Jawaban Pertengahan
(A) Jawaban ini benar adanya, namun tidak sekuat jawaban (B). Ini adalah model jawaban yang mengacu pada resume atau CV: "Saya lahir, masuk universitas, dan bekerja." Akan lebih bagus jika Anda memberikan informasi yang lebih detail dan spesifik, seperti jenis perusahaan tempat Anda pernah bekerja. Jawaban yang ideal berisi gambaran yang ringkas dan padat tentang diri Anda sekarang ini.
Jawaban Terlemah
(C) Ini jawaban paling umum namun lemah. Jawaban ini tidak menunjukkan persiapan atau perencanaan sesuai yang ingin diketahui pewawancara.
BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA
Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 0 poin.
2. "Mengapa Anda meninggalkan—atau mengapa Anda berencana meninggalkan—pekerjaan terakhir Anda?"
Pilihlah jawaban yang paling kuat.
(A) Perusahaan melakukan reorganisasi, dan departemen saya dihapus. Pekerjaan mulai membingungkan, dan itu tidaklah mengejutkan. Saya menyukai pekerjaan saya dan orang-orang yang bekerja dengan saya, sehingga saya berharap hal itu tidak mempengaruhi kami, tetapi sayangnya kami semua harus pergi. Saya akan mencari pekerjaan yang sama dengan pekerjaan itu.
(B) Saya sedang mencari tantangan baru. Saya telah bekerja di perusahaan itu selama 2 tahun dan tidak mendapati pekerjaan itu semenarik yang pernah saya lakukan. Saya mencari sebuah perusahaan di mana saya dapat menghadapi tantangan-tantangan baru dan berkembang. Pekerjaan saya yang sekarang ini benar-benar sudah buntu bagi saya.
(C) Karena tidak ada peluang lagi di perusahaan itu, saya akhirnya memutuskan bahwa inilah waktunya untuk mencari pekerjaan baru. Saya telah menetapkan beberapa jenjang karir untuk diri saya dan itu tidak dapat saya capai di perusahaan itu. Yang saya cari adalah sebuah pekerjaan di perusahaan besar di mana saya dapat memberikan kontribusi, namun juga dapat menjajaki jalan karir yang memiliki lebih banyak tanggung jawab.
EVALUASI JAWABAN
Jawaban Terkuat
(A) Inilah jawaban terkuat, bukan karena perampingan itu, melainkan adanya kesan kemantapan. Anda menyukai apa yang Anda lakukan dan berharap perampingan itu tidak terjadi. Dengan kata lain, jika masalah itu tidak berada di luar kendali Anda, Anda masih beradai di sana. Jawaban ini mengisyaratkan adanya sikap yang bagus terhadap kejadian yang tidak menguntungkan.
Jawaban Pertengahan
(C) Ini jawaban yang dapat diterima. Memang alamiah mencari tanggung jawab yang lebih, sebagaimana halnya dapat diterima untuk meninggalkan sebuah pekerjaan. Seorang pewawancara yang ahli akan melanjutkannya dengan pertanyaan tentang tujuan-tujuan karir Anda dan mengapa Anda beranggapan hal itu dapat Anda peroleh di perusahaan yang baru. Sudah siapkah Anda untuk menjawab pertanyaan itu?
Jawaban Terlemah
(B) Inilah jawaban terlemah karena terdengar klise. Salah satu jawaban paling umum untuk pertanyaan ini adalah bahwa Anda "sedang mencari tantangan." Seorang pewawancara mungkin akan beranggapan bahwa jika Anda bosan pada pekerjaan terakhir, Anda akan menganggap pekerjaan ini juga membosankan, atau setidaknya tidak cukup "menantang" lagi.
BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA
Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 0 poin.
3. "Mengapa Anda ingin bekerja di sini?"
Pilihlah jawaban yang paling kuat.
(A) Saya melakukan riset dan memilih perusahaan-perusahaan yang paling membuat saya tertarik, dan perusahaan Anda berada di puncak daftar saya. Saya melakukan riset itu berdasarkan reputasi perusahaan, tingkat kehandalan produknya, dan stabilitas industri. Demikian juga bagaimana karyawan-karyawannya memandang pekerjaan di perusahaan itu. Saya melakukan pekerjaan yang terbaik ketika tujuan dan nilai-nilai saya selaras dengan tujuan dan nilai-nilai perusahaan. Saya tahu bahwa saya dapat menyesuaikan diri dengan kultur perusahaan dan memiliki banyak kontribusi.
(B) Saya melihat lowongan kerja itu di internet. Pekerjaan ini sangat tepat untuk keahlian dan kemampuan saya. Saya melihat ini sebagai kesempatan nyata untuk menemukan tantangan. Saya ingin bekerja untuk perusahaan di mana saya dapat tumbuh, berkembang, dan tertantang. Saya mencari perusahaan dengan catatan finansial yang solid dan prestasi industri—seperti perusahaan Anda. Saya tahu saya akan cocok di sini dan mampu "menyatu sampai ke dasar."
(C) Ketika saya melihat lowongan itu di koran, saya sadar itulah pekerjaan yang tepat untuk saya. Saya adalah penggemar produk kain Anda dan selalu membelinya di toko. Saya akan senang sekali dapat bekerja di sini. Sangat penting bagi saya bahwa perusahaan tempat saya bekerja mempunyai reputasi dan produk yang bagus. Saya melihat ini sebagai kesempatan besar bagi saya untuk bekerja di perusahaan besar yang benar-benar saya kagumi.
EVALUASI JAWABAN
Jawaban Terkuat
(A) Inilah jawaban paling kuat, karena menggambarkan perencanaan dan kontrol di pihak Anda. Bukan sekadar sikap "ada lowongan dan saya akan melamar." Anda menunjukkan bahwa Anda mengetahui apa yang Anda inginkan dan bagaimana Anda mendapatkannya. Anda memilih perusahaan ini dengan melakukan riset dan mengecek bagaimana karyawan menilai perusahaan itu. Jawaban ini menunjukkan keyakinan pada keahlian dan kemampuan Anda untuk menyesuaikan diri dengan kultur perusahaan tersebut. Namun harus diperhatikan, terlalu percaya diri (over confidence) bisa menimbulkan masalah besar sebagaimana kekurangan kepercayaan diri.
Jawaban Pertengahan
(C) Inilah jawaban yang sangat umum. Jawaban ini memberi tekanan pada "Anda" dan apa yang bisa Anda dapatkan dari peluang itu. Meskipun menjadi pengagum atau pelanggan sebuah perusahaan adalah bagus dari kacamata konsumen, namun akan lebih kuat jika Anda menambahkan hal-hal spesifik yang Anda kagumi, misalnya favorit yang mereka buat atau cara mereka mengalahkan kompetitor—sesuatu yang mengindikasikan bagaimana peran Anda sebagai konsumen memiliki kaitan dengan pekerjaan yang Anda cari. Menjadi pengagum atau pelanggan tidak memberi nilai tambah dari kacamata pewawancara. Sedikit merayu tidak apalah, namun ingat Anda sedang melihat sisi bisnis itu bukan dari sisi konsumen.
Jawaban Terlemah
(B) Inilah terlemah. Penekanan ada pada "Apa tujuan Anda—mencari tantangan, tumbuh, dan berkembang." Dasar dari proses wawancara adalah "Apa yang dapat Anda lakukan terhadap perusahaan?" bukan "Apa yang dapat dilakukan perusahaan untuk Anda?"
BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA
Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 0 poin.
4. "Apa tujuan yang hendak Anda capai?"
Pilihlah jawaban yang paling kuat.
A). Tujuan saya adalah bekerja untuk perusahaan di mana saya dapat tumbuh dan akhirnya menjadi seorang manajer marketing. Saya ingin memimpin sebuah tim yang terdiri dari orang-orang terampil dan memiliki pengaruh besar terhadap perusahaan. Saya tertarik pada perusahaan yang berpikiran ke depan dan berorientasi pada pertumbuhan.
B). Saya ingin bekerja di sebuah departemen yang mempercayai pelatihan lintas fungsi. Saya beranggapan bahwa itulah cara terbaik untuk belajar dan melihat gambaran yang lebih besar dalam sebuah perusahaan. Pada akhirnya, saya berharap kembali ke sekolah untuk mendapatkan gelar MBA. Saya pikir itu akan memperluas ilmu saya, sehingga suatu hari saya dapat memiliki perusahaan konsultan sendiri, yang bekerja secara nasional maupun internasional.
C). Saya membagi tujuan ke dalam tujuan-tujuan jangka pendek dengan tujuan jangka panjang di kepala. Saat ini saya mencari sebuah posisi dalam sebuah perusahaan dengan catatan prestasi yang solid. Saya ingin memberikan kontribusi pengalaman-pengalaman saya di bidang ini. Tujuan jangka panjang akan bergantung pada perjalanan karir yang ada di perusahaan ini. Idealnya, saya ingin berkembang secara progresif dalam sebuah perusahaan.
EVALUASI JAWABAN
Jawaban Terkuat
C). Inilah jawaban terkuat di antara tiga pilihan. Karena ini adalah pertanyaan terbuka, tidak ada jawaban benar atau salah. Jawaban ini adalah yang terbaik karena sifatnya yang terbuka atas peluang pertumbuhan, namun tidak membuat tujuan Anda tampak tidak realistis, kaki atau spesifik.
Jawaban Pertengahan
A). Masalah yang berkaitan dengan jawaban ini adalah terlalu spesifik dan dapat menjadi faktor yang tidak menguntungkan jika perusahaan tidak memiliki jenjang karir yang memungkinkan seorang karyawan mencapai tujuan ini. Lebih baik Anda menghindari jawaban-jawaban yang sempit atau tidak fleksibel.
Jawaban Terlemah
B). Jawaban ini awalnya bagus, namun kemudian agak senonoh. Meski jujur, jawaban ini akan mengecewakan sang pewawancara. Pihak perusahaan sedang mencari seseorang yang bersedia bertahan dan memberikan kontribusi pada perusahaan. Bukanlah tujuan perusahaan itu untuk menyewa seseorang dan melatihnya untuk menjadi pesaing di kemudian hari.
BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 0 poin.
5. "Apa keunggulan yang Anda miliki?"
Pilihlah jawaban yang paling kuat.
A). Keunggulan saya adalah keahlian mengelola sumber daya manusia. Saya suka bekerja dengan orang banyak dan membantu mereka menyelesaikan persoalan. Pelanggan sangat penting bagi saya, dan saya pun mengatakan hal itu kepada mereka. Saya menerima banyak umpan balik yang positif tentang keahlian saya dari para pelanggan.
B). Keunggulan saya adalah kombinasi antara keahlian teknis dan kemampuan untuk bekerja dengan beragam pelanggan. Saya memandang diri saya sebagai ahli pengumpul data, tetapi apa yang membuat daya saing saya adalah kemampuan untuk bekerja secara langsung dengan para pelanggan dan mencari akar persoalan. Saya mampu mengolah permasalahan-permasalahan yang rumit ke dalam bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga pelanggan dapat memahami apa yang saya katakan. Selama 2 tahun terakhir ini saya telah menerima penghargaan di bidang pelayanan pelanggan.
C). Saya memiliki latar belakang yang kuat dalam pelayanan kepada konsumen. Baik konsumen internal maupun eksternal. Saya dapat membanggakan kemampuan yang saya miliki dalam hal bekerja dengan orang banyak dan menyelesaikan persoalan. Selama 2 tahun terakhir ini saya telah terpilih sebagai tenaga pelayanan pelanggan terbaik setiap kwartal.
EVALUASI JAWABAN
Jawaban Terkuat
B). Ini adalah jawaban yang paling kuat karena ia memberi gambaran luas tentang apa yang Anda bawa untuk posisi tersebut. Bukan hanya yang disyaratkan keahlian teknis—tetapi juga nilai tambah dari kemampuan Anda untuk bekerja secara langsung dengan konsumen. Demikian juga kemampuan yang kuat untuk menyampaikan informasi teknis dalam konteks makna sederhana dalam ketatnya persaingan kerja. Sangatlah perlu bagi Anda untuk memikirkan keunggulan Anda lebih dari sekadar memenuhi kualifikasi. Apa lagi yang dapat Anda tawarkan yang tidak dapat ditawarkan kandidat lain. Semakin banyak keahlian yang Anda masukkan dalam jawaban Anda, semakin banyak informasi yang akan dinilai sang pewawancara baik yang menjadi prasyarat atau di luar itu.
Jawaban Pertengahan
C). Meskipun jawaban ini kuat, namun tidak sekuat jawaban (B). Jawaban ini bagus, karena memberitahukan kepada sang pewawancara bahwa Anda memiliki kemampuan yang kuat untuk bekerja dengan konsumen internal dan eksternal, serta menyelesaikan segala persoalan. Jawaban ini akan lebih kuat jika Anda menggabungkannya dengan beberapa keahlian yang berasal dari pengalaman atau pengetahuan Anda, seperti pengetahuan tentang industri atau produk.
Jawaban Terlemah
A). Ini adalah jawaban yang sangat umum, yang dapat digunakan dalam posisi apa pun. "Saya suka berbagi dengan orang, telah terbiasa membantu orang lain menyelesaikan masalah," juga merupakan konsep yang terlalu umum untuk membuat kesan bagus pada sang pewawancara.
BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA
Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 0 poin.
6. "Apa kelemahan terbesar Anda?"
Pilihlah jawaban yang paling kuat.
A). Kelemahan bukanlah sesuatu yang menjadi pikiran saya. Saya menyadari, saya dapat meningkatkan kesabaran saya pada saat bekerja dengan orang yang tidak memiliki kesamaan langkah dengan saya. Saya suka membantu anggota tim yang punya masalah. Saya justru dapat bergerak maju daripada menjadi seorang yang frustasi dan tidak melakukan apa pun.
B). Saya adalah seseorang yang suka melakukan pekerjaan dengan benar sejak awal. Saya akan menjadi sangat frustrasi ketika pekerjaan orang lain mempengaruhi kemampuan saya untuk melakukan pekerjaan dengan benar. Saya biasanya bekerja dengan mencoba untuk lebih memahami dan menyimpulkan suatu masalah sebelum saya memberikan pendapat atau keputusan.
C). Kelemahan saya adalah bekerja terlalu keras untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik. Karena dengan beban kerja yang ada saya harus bekerja tiap malam dan tiap pekan agar pekerjaan saya selesai tepat waktu. Saya mencoba untuk bekerja secara bijak, cerdas, bukan keras.
EVALUASI JAWABAN
Jawaban Terkuat
A). Di dalam jawaban ini terdapat penjelasan yang amat sungguh-sungguh dan jujur. Saat pemikiran ke masa depan tertuang dalam jawaban ini. Jawaban ini juga menunjukkan keinginan Anda untuk melakukan perbaikan dan tindakan apa yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan persoalan dalam pekerjaan.
Jawaban Pertengahan
B). Ini bukanlah suatu jawaban yang buruk. Bagaimanapun, sang pewawancara akan mengira bahwa Anda adalah orang yang mandiri dan sempurna, dan hal itu dapat menyebabkan suatu masalah. Hindari mengeluarkan pernyataan yang bersifat pribadi, yang di kemudian hari dapat menyulitkan diri Anda untuk menuju ke perubahan. Dalam menjawab pertanyaan, hal terbaik adalah menunjukkan sesuatu yang dapat memperbaiki kelemahan Anda dalam bekerja: "Saya dapat melakukannya."
Jawaban Terlemah
C). Ini adalah sebuah jawaban yang sangat kuno dan sepantasnya dihindari "bekerja terlalu keras". Ini adalah sebuah pemikiran yang kedengarannya lucu. Sang pewawancara mungkin akan peduli tentang bagaimana Anda bekerja keras, apakah karena beban kerja yang terlalu berat atau karena kebiasaan malas bekerja Anda.
BERILAH PENILAIAN PADA DIRI ANDA
Bila Anda memilih jawaban (A), beri nilai diri Anda 5 poin.
Bila Anda memilih jawaban (B), beri nilai diri Anda 3 poin.
Bila Anda memilih jawaban (C), beri nilai diri Anda 0 poin.
SUMBER
Sunday, 11 March 2012
Bahan Bakar , Energi dan Kita
Harga BBM (katanya) pasti naik. Tinggal menunggu waktu di bulan April 2012. Begitulah angin "surga" yang dihembuskan pemerintah RI saat ini kepada 230 juta rakyat yang saat ini kebingungan dengan isu tersebut. Bingung dalam artian "menyesuaikan" isi dompet dengan kenaikan harga kebutuhan seperti sembako. Bukan hanya sembako, tapi semua barang ada bandrol harganya, pasti harganya ikutan naik . Inilah fenomena yang membingunkan seluruh rakyat Indonesia.
Dimanakah keberpihakan pemerintah yang saat ini sedang krisis intelektual, empati dan emosional dalam menghadapi kenaikan harga BBM ? Apakah program BLT adalah program ampuh untuk "menyurutkan" kemarahan publik akan kenaikan BBM. Katanya khan orang-orang dipemerintahan itu adalah orang-orang intelektual jebolan dari berbagai universitas terkemuka, tapi kok ngurus BBM aja kok gak becus ya ? Begitulah komentar dari beberapa teman blogger saya.
Sebenarnya tidak bijak ketika ada masalah didepan kita, kita selalu mencari kambing hitam. Menurut saya pemerintahan sekarang sudah keterlaluan gobloknya. So, untuk apa juga kita sibuk berdemo agar kuping mereka terbuka mendengarkan aspirasi kita toh ? Nah, kita rombak dulu yuk mind set yang harus kita miliki agar isu ini justru sebenarnya menjadi cambuk agar kita bergerak maju melangkah menuju era Indonesia menjadi lebih baik.
Dengan BLT, sebenarnya hanya menimbulkan masalah baru. Bagaimana jika BLT dialih fungsikan untuk memperbaiki infrastruktur seperti jalan untuk mempermudah jalur ekonomi rakyat. Kemudian BLT dialih fungsikan untuk alternatif bahan bakar yang lebih murah dan ramah lingkungan. Pembangunan SPBBG salah satunya. Bisa juga BLT dialih fungsikan untuk riset bahan bakar yang sangat terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. Bukankah Indonesia (katanya) kaya ragam sumber daya alam untuk kebutuhan energi ? (sumber) Tapi jangan lupa, walaupun Indonesia kaya ragam sumber daya alam untuk kebutuhan energi, sebenarnya dengan pasokan BBM yang ada saat inipun, kita tidak harus rela mengelus dada untuk antre BBM (sumber)
Saya tidak akan menjabarkan data-data statistik kepada Anda sebagai alasan empiris untuk menaikkan harga BBM. Saya pun pusing melihat data tersebut dan mencernanya, konon lagi Anda toh? hehehehehehhe. Saya juga blogger layaknya rakyat jelata kok :)
KREASI. Itulah mind set yang harus ditanamkan ke pikiran kita sebagai rakyat. Kita adalah negara yang kaya ragam energi, tapi kita miskin kreasi untuk mengolahnya sebagai energi untuk kebutuhan sehari-hari (sumber)
Ssssttt...diam-diam, sekelompok orang yang jeli melihat peluang ini sebagai lahan untuk berbisnis di bidang ketersediaan energi dengan bijak lho :) Proyeksi saya, bisnis dibidang ketersediaan energi sangat booming kedepannya.
Nah, masihkah kita terus sibuk mencari pihak yang patut dipersalahkan untuk kenaikan harga BBM? Biarkan tugas rakyat "mengkontrol" pemerintah, tapi tugas lain untuk menyediakan sendiri kebutuhan energi jauh lebih penting !
Jadikan diri kita bagian dari solusi, bukan menambah runyam permasalahan dan keadaan.
Salam Inspirasi untuk Indonesia
Saturday, 10 March 2012
Kisah Siti Penjual Bakso Berumur 7 Tahun
Himpitan ekonomi bukanlah menjadi penghalang bagi seorang anak berumur 7 tahun yang di usia masih sangat belia berani untuk berdagang bakso keliling layaknya seorang pedagang bakso keliling lainnya. Bedanya, siti menjual dagangannya dengan cara yang amat sederhana, tidak seperti kebanyakan pedagang bakso yang menggunakan gerobak sebagai alat untuk memudahkan penyajian bakso. Jadi bakso dan kuahnya dimasukkan dalam termos nasi yang sebenarnya terlalu besar untuk anak seusianya. Termos seukuran itu berisi kuah tentu sangat berat. Tangan kanan menenteng termos, tangan kiri menenteng ember plastik hitam berisi mangkok-mangkok, sendok kuah, dan peralatan lain. Dengan terseok-seok menenteng beban seberat itu, Siti harus berjalan keluar masuk kampung, terkadang jalanannya menanjak naik.
Walaupun sempat menjadi topik pembicaraan hangat di social media, tapi bukanlah rasa iba yang harus dibangun pada trending tersebut. Bagaimana dengan nasib anak-anak yang lain yang hidupnya jauh lebih parah ketimbang siti? Kenapa hidup rakyat jelata seperti siti harus dibina oleh stasiun TV? Kemana peran pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk mewujudkan keinginan besar siti yang sangat sederhana yang hanya butuh untuk bisa beli sepatu dan tas untuk dipakai sekolah sebab miliknya sudah rusak? Mengapa pemerintah dengan mudahnya menaikkan harga BBM tapi sangat susah untuk mewujudkan impian sederhana siti ? Perlu jawaban setulus hati untuk menjawab pertanyaan yang sederhana tadi.
Saya yakin Siti PASTI jadi pengusaha SANGAT SUKSES ketimbang saya, karena di usianya yang sangat-sangat belia, mampu menunjukkan ke kita keteguhan, komitmen, kejujuran dan semangat juang yang luar biasa dari seorang anak yang lugu yang mencoba bertahan hidup dengan berbisnis BAKSO dengan cara di JINJING !
Berikut petikan artikel siti yang saya copy dari salah satu blog. Semoga bermanfaat.
Siti Penjual Bakso berusia 7 Tahun membuat miris pembaca kaskus dan kompasiana dengan kisah perjuangan hidupnya. Siti orang pinggiran adalah seorang anak yatim yang harus ikut bekerja membiayai hidupnya dan ibunya dengan berjualan bakso keliling. Siti Pedagang Bakso cilik tinggal di Desa Karangkamulyan, Kec. Cihara, Kabupaten Lebak, Banten Selatan. Siti orang pinggiran yang harus kita pedulikan. Tulisan ini adalah milik seorang penulis kompasiana. Mari kita simak kisah hidup Siti Bocah Penjual Bakso.
Siti, seorang bocah yatim yang ditinggal mati ayahnya sejak usia 2 tahun. Kini Siti berumur 7 tahun. Sehari-hari sepulang sekolah Siti masih harus berkeliling kampung menjajakan bakso. Karena ia masih anak-anak, tentu belum bisa mendorong rombong bakso. Jadi bakso dan kuahnya dimasukkan dalam termos nasi yang sebenarnya terlalu besar untuk anak seusianya. Termos seukuran itu berisi kuah tentu sangat berat.
Tangan kanan menenteng termos, tangan kiri menenteng ember plastik hitam berisi mangkok-mangkok, sendok kuah, dan peralatan lain. Dengan terseok-seok menenteng beban seberat itu, Siti harus berjalan keluar masuk kampung, terkadang jalanannya menanjak naik. Kalau ada pembeli, Siti akan meracik baksonya di mangkok yang diletakkan di lantai. Maklum ia tak punya meja. Terkadang jika ada anak yang membeli baksonya, Siti ingin bisa ikut mencicipi. Tapi ia terpaksa hanya menelan ludah, menahan keinginan itu. Setelah 4 jam berkeliling, ia mendapat upah 2000 perak saja! Kalau baksonya tak habis, upahnya hanya Rp. 1000,- saja. Lembaran seribuan lusuh berkali-kali digulung-gulungnya.
Sampai di rumah, Siti tak mendapati siapapun. Ibunya jadi buruh mencangkul lumpur di sawah milik orang lain. Tak setiap hari ia mendapat upah uang tunai. Terkadang ia hanya dijanjikan jika kelak panenan berhasil ia akan mendapatkan bagi hasilnya. Setiap hari kaki Ibunda Siti berlumur lumpur sampai setinggi paha. Ia hanya bisa berharap kelak panenan benar-benar berhasil agar bisa mendapat bayaran.
Hari itu Siti ingin bisa makan kangkung. Ia pergi ke rumah tetangganya, mengetuk pintu dan meminta ijin agar boleh mengambil kangkung. Meski sebenarnya Siti bisa saja langsung memetiknya, tapi ia selalu ingat pesan Ibunya untuk selalu minta ijin dulu pada pemiliknya. Setelah diijinkan, Siti langsung berkubang di empang untuk memetik kangkung, sebatas kebutuhannya bersama Ibunya. Petang hari Ibunya pulang. Siti menyerahkan 2000 perak yang didapatnya. Ia bangga bisa membantu Ibunya. Lalu Ibunya memasak kangkung hanya dengan garam. Berdua mereka makan di atas piring seng tua, sepiring nasi tak penuh sepiring, dimakan berdua hanya dengan kangkung dan garam. Bahkan ikan asin pun tak terbeli, kata Ibunda Siti.
Bayangkan, anak sekecil itu, pulang sekolah menenteng beban berat jualan bakso keliling kampung, tiba di rumah tak ada makanan. Kondisi rumahnya pun hanya sepetak ruangan berdinding kayu lapuk, atapnya bocor sana-sini. Sama sekali tak layak disebut rumah. Dengan kondisi kelelahan, dia kesepian sendiri menunggu Ibunya pulang hingga petang hari.
Sering Siti mengatakan dirinya kangen ayahnya. Ketika anak-anak lain di kampung mendapat kiriman uang dari ayah mereka yang bekerja di kota, Siti suka bertanya kapan ia dapat kiriman. Tapi kini Siti sudah paham bahwa ayahnya sudah wafat. Ia sering mengajak Ibunya ke makam ayahnya, berdoa disana. Makam ayahnya tak bernisan, tak ada uang pembeli nisan. Hanya sebatang kelapa penanda itu makam ayah Siti. Dengan rajin Siti menyapu sampah yang nyaris menutupi makam ayahnya. Disanalah Siti bersama Ibunya sering menangis sembari memanjatkan doa. Dalam doanya Siti selalu memohon agar dberi kesehatan supaya bisa tetap sekolah dan mengaji. Keinginan Siti sederhana saja : bisa beli sepatu dan tas untuk dipakai sekolah sebab miliknya sudah rusak.
SUMBER
Pembaca blog saya tidak harus menyebar isi dari artikel ini. Tapi jika kebaikan ada di artikel ini, sebarkanlah! Anda tak harus menjadikan Siti layaknya seperti DARSEM.
Walaupun sempat menjadi topik pembicaraan hangat di social media, tapi bukanlah rasa iba yang harus dibangun pada trending tersebut. Bagaimana dengan nasib anak-anak yang lain yang hidupnya jauh lebih parah ketimbang siti? Kenapa hidup rakyat jelata seperti siti harus dibina oleh stasiun TV? Kemana peran pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk mewujudkan keinginan besar siti yang sangat sederhana yang hanya butuh untuk bisa beli sepatu dan tas untuk dipakai sekolah sebab miliknya sudah rusak? Mengapa pemerintah dengan mudahnya menaikkan harga BBM tapi sangat susah untuk mewujudkan impian sederhana siti ? Perlu jawaban setulus hati untuk menjawab pertanyaan yang sederhana tadi.
Saya yakin Siti PASTI jadi pengusaha SANGAT SUKSES ketimbang saya, karena di usianya yang sangat-sangat belia, mampu menunjukkan ke kita keteguhan, komitmen, kejujuran dan semangat juang yang luar biasa dari seorang anak yang lugu yang mencoba bertahan hidup dengan berbisnis BAKSO dengan cara di JINJING !
Berikut petikan artikel siti yang saya copy dari salah satu blog. Semoga bermanfaat.
Siti Penjual Bakso berusia 7 Tahun membuat miris pembaca kaskus dan kompasiana dengan kisah perjuangan hidupnya. Siti orang pinggiran adalah seorang anak yatim yang harus ikut bekerja membiayai hidupnya dan ibunya dengan berjualan bakso keliling. Siti Pedagang Bakso cilik tinggal di Desa Karangkamulyan, Kec. Cihara, Kabupaten Lebak, Banten Selatan. Siti orang pinggiran yang harus kita pedulikan. Tulisan ini adalah milik seorang penulis kompasiana. Mari kita simak kisah hidup Siti Bocah Penjual Bakso.
Siti, seorang bocah yatim yang ditinggal mati ayahnya sejak usia 2 tahun. Kini Siti berumur 7 tahun. Sehari-hari sepulang sekolah Siti masih harus berkeliling kampung menjajakan bakso. Karena ia masih anak-anak, tentu belum bisa mendorong rombong bakso. Jadi bakso dan kuahnya dimasukkan dalam termos nasi yang sebenarnya terlalu besar untuk anak seusianya. Termos seukuran itu berisi kuah tentu sangat berat.
Tangan kanan menenteng termos, tangan kiri menenteng ember plastik hitam berisi mangkok-mangkok, sendok kuah, dan peralatan lain. Dengan terseok-seok menenteng beban seberat itu, Siti harus berjalan keluar masuk kampung, terkadang jalanannya menanjak naik. Kalau ada pembeli, Siti akan meracik baksonya di mangkok yang diletakkan di lantai. Maklum ia tak punya meja. Terkadang jika ada anak yang membeli baksonya, Siti ingin bisa ikut mencicipi. Tapi ia terpaksa hanya menelan ludah, menahan keinginan itu. Setelah 4 jam berkeliling, ia mendapat upah 2000 perak saja! Kalau baksonya tak habis, upahnya hanya Rp. 1000,- saja. Lembaran seribuan lusuh berkali-kali digulung-gulungnya.
Sampai di rumah, Siti tak mendapati siapapun. Ibunya jadi buruh mencangkul lumpur di sawah milik orang lain. Tak setiap hari ia mendapat upah uang tunai. Terkadang ia hanya dijanjikan jika kelak panenan berhasil ia akan mendapatkan bagi hasilnya. Setiap hari kaki Ibunda Siti berlumur lumpur sampai setinggi paha. Ia hanya bisa berharap kelak panenan benar-benar berhasil agar bisa mendapat bayaran.
Hari itu Siti ingin bisa makan kangkung. Ia pergi ke rumah tetangganya, mengetuk pintu dan meminta ijin agar boleh mengambil kangkung. Meski sebenarnya Siti bisa saja langsung memetiknya, tapi ia selalu ingat pesan Ibunya untuk selalu minta ijin dulu pada pemiliknya. Setelah diijinkan, Siti langsung berkubang di empang untuk memetik kangkung, sebatas kebutuhannya bersama Ibunya. Petang hari Ibunya pulang. Siti menyerahkan 2000 perak yang didapatnya. Ia bangga bisa membantu Ibunya. Lalu Ibunya memasak kangkung hanya dengan garam. Berdua mereka makan di atas piring seng tua, sepiring nasi tak penuh sepiring, dimakan berdua hanya dengan kangkung dan garam. Bahkan ikan asin pun tak terbeli, kata Ibunda Siti.
Bayangkan, anak sekecil itu, pulang sekolah menenteng beban berat jualan bakso keliling kampung, tiba di rumah tak ada makanan. Kondisi rumahnya pun hanya sepetak ruangan berdinding kayu lapuk, atapnya bocor sana-sini. Sama sekali tak layak disebut rumah. Dengan kondisi kelelahan, dia kesepian sendiri menunggu Ibunya pulang hingga petang hari.
Sering Siti mengatakan dirinya kangen ayahnya. Ketika anak-anak lain di kampung mendapat kiriman uang dari ayah mereka yang bekerja di kota, Siti suka bertanya kapan ia dapat kiriman. Tapi kini Siti sudah paham bahwa ayahnya sudah wafat. Ia sering mengajak Ibunya ke makam ayahnya, berdoa disana. Makam ayahnya tak bernisan, tak ada uang pembeli nisan. Hanya sebatang kelapa penanda itu makam ayah Siti. Dengan rajin Siti menyapu sampah yang nyaris menutupi makam ayahnya. Disanalah Siti bersama Ibunya sering menangis sembari memanjatkan doa. Dalam doanya Siti selalu memohon agar dberi kesehatan supaya bisa tetap sekolah dan mengaji. Keinginan Siti sederhana saja : bisa beli sepatu dan tas untuk dipakai sekolah sebab miliknya sudah rusak.
SUMBER
Pembaca blog saya tidak harus menyebar isi dari artikel ini. Tapi jika kebaikan ada di artikel ini, sebarkanlah! Anda tak harus menjadikan Siti layaknya seperti DARSEM.
Tips Menyikapi Sepi Pembeli
Sebagai seorang blogger khusus membahas dunia bisnis, saya mau membagikan salah satu artikel pemasaran dari salah satu situs blogger. Mudah- mudahan memberi manfaat :)
Pertama, alasan mengapa sepi pengunjung mungkin perlu kita ketahui. Jika usaha kita ada dalam sebuah pasar atau mall yang pasti ramai pengunjungnya dan ternyata dagangan kita sepi, mungkin kita perlu cek kembali apakah kita menjual lebih mahal dari tetangga sebelah. Kebiasaan konsumen akan selalu mencari barang yang menurut mereka bagus dengan harga murah. Beda harga seribu rupiah saja bisa menjadi soal.
Namun jika usaha kita terletak di tempat yang orang akan datang dengan sengaja untuk berbelanja, maka sepi adalah wajar, siasati hal ini dengan meletakkan barang dengan kualitas bagus, harga terjangkau dan promosi yang lancar. Tidak bisa dipungkiri iklan mampu mendongkrak penjualan. Jika memang diperlukan pasanglah iklan.
Kedua, saya selalu memanfaatkan ponsel sebagai salah satu cara menarik pelanggan. Caranya saya akan catat nomor telpon pelanggan yang saya yakin suka belanja, setiap ada barang baru di toko maka saya cukup sms mereka dengan sangat sopan dan menarik. Hingga tidak perlu menunggu waktu lama, mereka akan berdatangan ke toko untuk berbelanja.
Ketiga, dimana-mana saya melihat keluhan para penjual sama. Sepi pelanggan, bahkan bos besar saja masih mengeluh dengan kondisi seperti sekarang. Barangkali perekonomian yang sulit, hingga orang-orang akan sangat selektif untuk membeli. Barang-barang yang dirasa belum perlu akan ditunda dulu pembeliannya. Dengan keadaan seperti itu menunggu di toko saja tentu akan merugikan.
Untuk mengatasi hal ini biasanya saya punya beberapa orang yang bersedia membawa barang dagangan saya ke luar, maka pendapatan kita yang kurang di toko akan terbantu dengan barang-barang yang di jual ke luar itu. Setidaknya cara ini cukup efektif untuk memperlancar perputaran barang.
Keempat, usahakan barang-barang dagangan kita selalu ada yang baru. Selain untuk penarik pembeli, kita yang berada di toko juga tidak bosan dengan suasana yang itu-itu saja. Karena kebosanan kita akan menjadikan kita malas dan kurang bersemangat dalam menjual, efeknya tentu sangat tidak baik bagi usaha kita.
Kelima, fokus dan selalu membangun harapan setiap hari. Orang Padang selalu bilang rezeki pengusaha itu seperti rezeki harimau. Tanamkan dalam diri, segala suasana akan berganti. Keadaan akan berubah. Jika hari ini sepi mungkin saja besok ramai. Semangat tidak boleh melemah, karena Tuhan sudah menentukan berapa yang pantas kita miliki.
Keenam, berdoa adalah hal yang tidak boleh dilupakan. Karena yang akan menggerakkan hati orang-orang untuk berbelanja ke tempat kita hanyalah Dia yang Maha Kuasa.
Demikianlah trik menghadapi pasar yang sepi dari saya, tulisan ini saya buat atas pengalaman pribadi.
SUMBER
Pertama, alasan mengapa sepi pengunjung mungkin perlu kita ketahui. Jika usaha kita ada dalam sebuah pasar atau mall yang pasti ramai pengunjungnya dan ternyata dagangan kita sepi, mungkin kita perlu cek kembali apakah kita menjual lebih mahal dari tetangga sebelah. Kebiasaan konsumen akan selalu mencari barang yang menurut mereka bagus dengan harga murah. Beda harga seribu rupiah saja bisa menjadi soal.
Namun jika usaha kita terletak di tempat yang orang akan datang dengan sengaja untuk berbelanja, maka sepi adalah wajar, siasati hal ini dengan meletakkan barang dengan kualitas bagus, harga terjangkau dan promosi yang lancar. Tidak bisa dipungkiri iklan mampu mendongkrak penjualan. Jika memang diperlukan pasanglah iklan.
Kedua, saya selalu memanfaatkan ponsel sebagai salah satu cara menarik pelanggan. Caranya saya akan catat nomor telpon pelanggan yang saya yakin suka belanja, setiap ada barang baru di toko maka saya cukup sms mereka dengan sangat sopan dan menarik. Hingga tidak perlu menunggu waktu lama, mereka akan berdatangan ke toko untuk berbelanja.
Ketiga, dimana-mana saya melihat keluhan para penjual sama. Sepi pelanggan, bahkan bos besar saja masih mengeluh dengan kondisi seperti sekarang. Barangkali perekonomian yang sulit, hingga orang-orang akan sangat selektif untuk membeli. Barang-barang yang dirasa belum perlu akan ditunda dulu pembeliannya. Dengan keadaan seperti itu menunggu di toko saja tentu akan merugikan.
Untuk mengatasi hal ini biasanya saya punya beberapa orang yang bersedia membawa barang dagangan saya ke luar, maka pendapatan kita yang kurang di toko akan terbantu dengan barang-barang yang di jual ke luar itu. Setidaknya cara ini cukup efektif untuk memperlancar perputaran barang.
Keempat, usahakan barang-barang dagangan kita selalu ada yang baru. Selain untuk penarik pembeli, kita yang berada di toko juga tidak bosan dengan suasana yang itu-itu saja. Karena kebosanan kita akan menjadikan kita malas dan kurang bersemangat dalam menjual, efeknya tentu sangat tidak baik bagi usaha kita.
Kelima, fokus dan selalu membangun harapan setiap hari. Orang Padang selalu bilang rezeki pengusaha itu seperti rezeki harimau. Tanamkan dalam diri, segala suasana akan berganti. Keadaan akan berubah. Jika hari ini sepi mungkin saja besok ramai. Semangat tidak boleh melemah, karena Tuhan sudah menentukan berapa yang pantas kita miliki.
Keenam, berdoa adalah hal yang tidak boleh dilupakan. Karena yang akan menggerakkan hati orang-orang untuk berbelanja ke tempat kita hanyalah Dia yang Maha Kuasa.
Demikianlah trik menghadapi pasar yang sepi dari saya, tulisan ini saya buat atas pengalaman pribadi.
SUMBER
Tuesday, 28 February 2012
Radio Smart FM 101.8 FM Medan Dan Kita
"Kebahagian dari setiap negara lebih bergantung pada watak penduduknya daripada bentuk pemerintahannya. (Thomas Chandler Haliburton 1796-1865)"
Di tengah gempuran berbagai siaran yang "tak bernilai" marak saat ini membuat Indonesia semakin mengalami erosi karakter yang semula memiliki martabat dan bernilai humanity menjadi semakin merosot.
Apakah Anda termasuk peminat siaran entertaintment seperti gosip yang disiarkan setiap pagi oleh beberapa stasiun media massa di saat Anda bersiap untuk beraktivitas rutin? Apakah info tersebut di jadikan sebagai sarapan pagi ? Apakah kita lebih mengutamakan membicarakan orang lain ketimbang hal-hal fundamental yang sebenarnya belum kita penuhi di keseharian aktivitas rutin?
Belum lagi dengan maraknya berita-berita dan tayangan yang secara ekplisit maupun implisit secara perlahan namun pasti menggerus spirit akan karakter kebangsaan yang sebenarnya sangat kita rindukan saat ini. Aksi korupsi, berita selebritis yang tak layak dibicarakan, kriminalitas, dan sinetron hedonisme masih menjadi makanan keseharian.
Nah, fenomena itulah yang menjadikan Indonesia merindukan oase inspirasi positif sebagai jalur keluar dari cengkraman erosi karakter bangsa Indonesia. Indonesia butuh spirit baru untuk bertindak positif. Maka hadirlah media massa untuk menjawab tantangan itu. Hadir dalam format audio, brand Smart FM Network memberikan oase dalam membangun kembali spirit Indonesia.
Mengapa dalam bentuk format audio Smart FM 101.8 FM Medan hadir untuk membangun kembali spirit Indonesia ?
“Listening to a message is much more effective than reading it”
Dengan mendengar, kita dapat lebih memahami. Dengan mendengar, kita lebih berempati. Dengan mendengar, kita memiliki peran lebih sebagai problem solver. Pernah saya mendapat suatu pernyataan dari seorang teman, begini pernyataannya: "Dengan melihat, kita hanya sebagai penonton tanpa adanya self belonging. Tapi dengan mendengar, kita begitu dalam untuk memahami apa yang menjadi kendala."
Itulah yang menjadi filosofi mengapa Tuhan menciptakan dua buah telinga, satu mulut dan 4 anggota alat gerak. Manusia diciptakan menjadi pendengar yang baik, bertindak sebagai problem solver dan tak sekedar membicarakan sesuatu yang sering menggerus spirit membangun bangsa.
Yup, apapun halnya baik itu berita, pengetahuan, informasi bisnis, inspirasi maupun kebijaksanaan ketika Anda mendengarnya, yakinlah bahwa hal itu begitu tertanam di benak Anda dengan begitu kuat sehingga spirit membangun bangsa semakin menjadi-jadi di tingkat perilaku Anda.
Smart FM 101.8 FM Medan memberikan Anda spirit baru dalam bentuk program-program khusus dengan content seperti :
# smart happiness: Arvan Pradiansyah if you want to be happy, be happy now
# cara mendidik anak: ayah Eddy
# Ekomoni sektor riil: Aviliani
# Cara jualan dan berorganisasi: James Gwee
# Motivasi berbuat baik dan terbaik: Andree Wongso
# Strategi Marketing Bisnis : Sian Yet dll
# Sketsa Indonesia
Tidak main-main dalam menentukan topik dan pembicara dalam setiap content yang dihadirkan Smart FM 101.8 FM Medan. Mereka adalah profesional di bidangnya dan memiliki brandnya masing-masing dalam membangun kembali spirit Indonesia.
They call it news, knowledge, bussiness information, wisdom and inspiration, we call it smart. Smart FM: the spirit of Indonesia.
Bintang Turnip
Smart FM Network Medan - Business Partner
Jl. Thamrin No. 112, Medan 20212
t. 061 - 453 3638 - 452 5757
f. 061 - 453 1273
c. 061 7793 4877
BB. 27F79150
http://radiosmartfm.com/
Di tengah gempuran berbagai siaran yang "tak bernilai" marak saat ini membuat Indonesia semakin mengalami erosi karakter yang semula memiliki martabat dan bernilai humanity menjadi semakin merosot.
Apakah Anda termasuk peminat siaran entertaintment seperti gosip yang disiarkan setiap pagi oleh beberapa stasiun media massa di saat Anda bersiap untuk beraktivitas rutin? Apakah info tersebut di jadikan sebagai sarapan pagi ? Apakah kita lebih mengutamakan membicarakan orang lain ketimbang hal-hal fundamental yang sebenarnya belum kita penuhi di keseharian aktivitas rutin?
Belum lagi dengan maraknya berita-berita dan tayangan yang secara ekplisit maupun implisit secara perlahan namun pasti menggerus spirit akan karakter kebangsaan yang sebenarnya sangat kita rindukan saat ini. Aksi korupsi, berita selebritis yang tak layak dibicarakan, kriminalitas, dan sinetron hedonisme masih menjadi makanan keseharian.
Nah, fenomena itulah yang menjadikan Indonesia merindukan oase inspirasi positif sebagai jalur keluar dari cengkraman erosi karakter bangsa Indonesia. Indonesia butuh spirit baru untuk bertindak positif. Maka hadirlah media massa untuk menjawab tantangan itu. Hadir dalam format audio, brand Smart FM Network memberikan oase dalam membangun kembali spirit Indonesia.
Mengapa dalam bentuk format audio Smart FM 101.8 FM Medan hadir untuk membangun kembali spirit Indonesia ?
“Listening to a message is much more effective than reading it”
Hasil riset :
Telinga bekerja lebih cepat daripada mata.
Ingatan echoic, tersimpan jauh lebih lama dibanding ingatan iconic.
Dua orang gadis dengan nilai kecantikan sama, mendapat apresiasi berbeda dari para pria lainnya karena berbeda nama.
Telinga bekerja lebih cepat daripada mata.
Ingatan echoic, tersimpan jauh lebih lama dibanding ingatan iconic.
Dua orang gadis dengan nilai kecantikan sama, mendapat apresiasi berbeda dari para pria lainnya karena berbeda nama.
Kutipan dari Bapak Hermawan Kertajaya (One of 50 World Marketing Gurus who shapped the future of marketing) :
“Smart FM is definitely among the best business stations in Indonesia, with STRONG POSITIONING AND SUPERIOR CONTENT, it’s simply sensational” Dengan mendengar, kita dapat lebih memahami. Dengan mendengar, kita lebih berempati. Dengan mendengar, kita memiliki peran lebih sebagai problem solver. Pernah saya mendapat suatu pernyataan dari seorang teman, begini pernyataannya: "Dengan melihat, kita hanya sebagai penonton tanpa adanya self belonging. Tapi dengan mendengar, kita begitu dalam untuk memahami apa yang menjadi kendala."
Itulah yang menjadi filosofi mengapa Tuhan menciptakan dua buah telinga, satu mulut dan 4 anggota alat gerak. Manusia diciptakan menjadi pendengar yang baik, bertindak sebagai problem solver dan tak sekedar membicarakan sesuatu yang sering menggerus spirit membangun bangsa.
Yup, apapun halnya baik itu berita, pengetahuan, informasi bisnis, inspirasi maupun kebijaksanaan ketika Anda mendengarnya, yakinlah bahwa hal itu begitu tertanam di benak Anda dengan begitu kuat sehingga spirit membangun bangsa semakin menjadi-jadi di tingkat perilaku Anda.
Smart FM 101.8 FM Medan memberikan Anda spirit baru dalam bentuk program-program khusus dengan content seperti :
# smart happiness: Arvan Pradiansyah if you want to be happy, be happy now
# cara mendidik anak: ayah Eddy
# Ekomoni sektor riil: Aviliani
# Cara jualan dan berorganisasi: James Gwee
# Motivasi berbuat baik dan terbaik: Andree Wongso
# Strategi Marketing Bisnis : Sian Yet dll
# Sketsa Indonesia
Tidak main-main dalam menentukan topik dan pembicara dalam setiap content yang dihadirkan Smart FM 101.8 FM Medan. Mereka adalah profesional di bidangnya dan memiliki brandnya masing-masing dalam membangun kembali spirit Indonesia.
They call it news, knowledge, bussiness information, wisdom and inspiration, we call it smart. Smart FM: the spirit of Indonesia.
Bintang Turnip
Smart FM Network Medan - Business Partner
Jl. Thamrin No. 112, Medan 20212
t. 061 - 453 3638 - 452 5757
f. 061 - 453 1273
c. 061 7793 4877
BB. 27F79150
http://radiosmartfm.com/
Subscribe to:
Posts (Atom)

















