Sunday, 6 November 2011

Ketupat Soto Medan Ala Banjar

Hari raya Idul Adha memang selalu diiringi dengan masakan sedap buatan mamak saya. Yuk kita liat apa yang dimasaknya kali ini dengan momen spesial Hari Raya Idul Adha 1432H.

Ketupat buatan mamak neh^^

Cincangan daun seledri

Sambal ulek pedas manis. Pedasnya gak bikin lidah hot, manisnya semanis muka saya^^heheheehehe

Irisan jeruk nipis secukupnya biar tambah rasa nano-nano ^^

Perkedel kentang yang maknyus

Soun. Boleh juga pake Mi Bihun.

Telor ayam atau telur ayam rebus?^^

Ayam goreng yang nanti di suir-suir (dicabik kecil-kecil dagingnya)

Bentuk ketupat yang isinya lontong dengan beras pilihan high quality pilihan mamak saya^^

Kuah soto dengan campuran ceker ayam,mmm...makin sedap rasa kuahnya euuyy^^

Tak lengkap rasanya tanpa adanya si bawang goreng^^Makin mantap nih^^

dan jadilah Ketupat Soto Medan ala Banjar^^

Pesan saya,"Masakan terenak adalah masakan yang dibuat oleh mamak yang terbaik". Met Idul Adha 1432H. Semoga bermanfaat.

Buku "Pak Harto The Untold Stories" -Nukilan Singkat- (@Kompas Gramedia Fair Medan 5 November 2011)

Lelah dan pusing mulai menghinggapi saya lantaran belum sarapan pagi dan makan siang hanya untuk bela-belain ikut sebagai pengunjung Kompas Gramedia Fair 2011 yang diadakan di Tiara Convention Center Medan 2 - 6 November 2011 (maklum, jarang-jarang diadakan event seperti ini). Hari ini tanggal 5 November 2011, saya mendapat undangan talkshow buku "Pak Harto The Untold Stories". Dalam hati saya bergumam "ngapain orang yang sudah meninggal dan banyak ninggalin catatan gelap sejarah Indonesia di bikin jadi buku sih?". Tapi lantaran saya iseng, akhirnya saya ikuti acaranya dengan narasumber Nico Daryanto dan Sukardi Rinarkit.


Buku ini sudah dari bulan Juni 2011 di luncurkan ke khalayak ramai. Hingga detik ini, buku "Pak Harto The Untold Stories" masuk ke dalam jajaran buku Best Seller terbitan Gramedia Pustaka Utama.

Secara garis besar, buku ini disusun dengan memakan waktu tempo hingga 2 tahun pengerjaan. Pembuatan buku ini disusun dari 113 narasumber dengan metode wawancara dan ditulis oleh 5 orang penulis. Ke-113 narasumber tadi terdiri dari berbagai latar belakang mulai dari yang high end profile hingga low end profile, mulai dari orang dekatnya pak Harto hingga musuh politik pak Harto bahkan pernah menjadi tahanan politik ikut memberi warna kesaksian bagaimana pandangan dan pengalaman terhadap gaya kepemimpinan pak Harto selama 3 dekade memimpin rakyat Indonesia.

Saya semakin tertarik dari pembahasan yang disampaikan narasumber yaitu:
1. Buku "Pak Harto The Untold Stories" tidak membahas sedikitpun tentang sejarah kelam politik pak Harto. Isinya hanya berupa hasil wawancara dari 113 narasumber, yang malahan tentang pandangan manusiawi narasumber selama berinteraksi dengan Pak Harto, kemudian dituangkan kedalam buku.

2. 113 narasumber tadi, beberapa tokoh termasuk mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Muhammad, mantan Presiden Filipina, Fidel Ramos. Bahkan, mantan Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew, dan Raja Brunei Darussalam, Sultan Bolkiah menuliskan sendiri pengalamannya.

3. Inti utama dari buku ini juga tak lepas dari pencitraan bahwasanya pak Harto sebenarnya orang baik.

4. Pesan yang disampaikan oleh pak Harto adalah : "Memimpin bangsa Indonesia sangat sulit"

Patut kita akui bahwa kehidupan bangsa ini pasca orde baru malah lebih buruk ketimbang masa kepemimpinan pak harto. Dulu kita sering dengar dan melihat peresmian proyek ini itu yang notabenenya untuk kepentingan rakyat hingga ke desa-desa terpencil sekalipun. Tapi lihatlah sekarang, saya sendiri bahkan tak pernah mendengar peresmian proyek oleh pemimpin bangsa saat ini di media massa manapun. Yang ada hanyalah skandal politik yang terus mewarnai layar kaca rakyatnya sendiri.

Sedikit cerita dari Bung Sukardi Winarkit yang menggelitik nalar saya. Dulu semasa pak harto memimpin sebelum krisis moneter, APBN yang dialokasikan hanya berkisar dikisaran angka 80 triliyun rupiah. Dengan angka segitu, BBM bisa murah, uang kuliah di Universitas Indonesia tahun 80-an hanya Rp15000/semester, sembako bisa terjangkau (bahkan swasembada pangan). Dengan asumsi inflasi 10 kali lipat pasca krisis moneter, maka alokasi APBN 800 triliyun untuk mencapai standar kesejahteraan rakyat seperti yang tadi. Tapi lihatlah dengan mata kepala sendiri, dengan APBN mencapai 1000 triliyun lebih saat ini, BBM makin mahal, harga-harga sembako melangit tidak karuan, dan malah muncul isu terorisme. Silakan bandingkan, mana kah kehidupan yang lebih baik antara selama pak Harto memimpin atau setelah lengsernya beliau dari kursi kepresidenan. Lihatlah dengan hati nurani.

Jika Anda bertujuan untuk menguak misteri kelam sejarah pak Harto melalui buku ini, buku ini tidak bertujuan untuk itu. Buku ini hanya sebagai khazanah pustaka untuk menampilkan nilai-nilai kepemimpinan positif yang di contohkan oleh pak Harto selama hidupnya.

Tak pelak buku ini juga sarat akan kritik. Saya sendiri juga menyimpan pertanyaan apa benang merah antara buku ini yang sarat akan "kebaikan" pak Harto selama memimpin rakyatnya dengan sejarah kelam seperti petrus, daerah operasi militer, korupsi, kolusi, dan nepotisme konglomerasi. Ada gap antara Good & Evil -nya pak Harto dalam menjalankan kepemimpinan negara Indonesia sehingga sampai detik ini saya masih menyimpan tanda tanya teramat besar akan hal tersebut.

Buku ini juga sarat akan subjektifitas narasumber dalam memberi kesaksian sebagai pelaku yang pernah berinteraksi dengan pak Harto, sehingga keabsahan hasil pengalaman narasumber menjadi diragukan walaupun beberapa tokoh negara lain juga ikut berbagi pengalamannya untuk ikut menguatkan keabsahan kesaksian seperti yang dituangkan dalam buku ini.

Kiranya di perlukan buku tandingan yang membahas evil-nya pak Harto dari berbagai narasumber yang mengalami sendiri dampak buruk dari gaya kepemimpinan pak Harto selama 3 dekade menjadi Bapak Pembangunan bangsa ini. Kapan akan dibuat buku tandingan itu? Saya sendiri malah menunggunya.

Yup, memang benar sekilas sudah saya baca isi buku tersebut. Sarat makna akan nilai-nilai kehidupan manusiawi pak Harto sebagai pemimpin bangsa ini selama 3 dekade. Nilai-nilai kepemimpinan yang positif seperti yang dicontohkan pak Harto patut dijadikan teladan seperti yang digambarkan oleh buku ini dan tetap netral dalam menanggapi isinya.

Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman : 603
Harga : Rp300.000

Kover Depan

Saturday, 5 November 2011

4 Konsep Star Marketing - Talkshow Buku Star Marketing- (@Kompas Gramedia Fair 3 November 2011)

By : Sian Yet (Penulis Buku Star Marketing)

Telah lama saya menggeluti berbagai konsep pemasaran bisnis dari beberapa tokoh marketing Indonesia yang terkenal seperti Hermawan Kertajaya, Tung Desem Waringin,Ippho Santosa dan lain-lain. Nah, untuk memperkaya khazanah pustaka khususnya di bidang marketing, ada satu buku yang berjudul Star Marketing yang di tulis oleh ahli yang berkompeten yaitu Bapak Sian Yet. Sedikit ulasan biografinya, beliau pada tahun 2010 mengikuti program studi pasca sarjana Ilmu Manajemen Universitas Sumatera Utara, sering mengisi acara talkshow di radio Smart FM Medan, dan menjadi Consultant Trend Marketing. Keahlian beliau di bidang marketing sudah tidak perlu diragukan lagi karena atas jasanya kini beberapa perusahaan berkolaborasi dengan beliau.

Dari hasil talkshow yang saya ikuti, berikut sedikit kupasan tentang 4 Konsep Star Marketing :

1. Scan your market.
2. Target customer with marketing strategy,
3. Activating your marketing strategy,
4. Recheck your strategy yang secara singkat merangkumkan apa yang dikerjaan oleh para pemasar profesional.

Buku ini juga memberikan contoh studi kasus yang dipaparkan yang cukup jelas menggambarkan implementasi dari konsep STAR Marketing.

Dengan jumlah halaman 128 lembar, penulis memberikan gambaran dasar nan sederhana tentang konsep Star Marketing yang aplikatif dan cocok untuk diterapkan di berbagai bidang bisnis.

Walapun begitu, kritikan tentang buku ini juga ada, yaitu ulasan tentang creative marketing hampir sama sekali tidak dibahas di dalam buku ini, sehingga pembaca perlu menambah referensi buku tentang konsep pemasaran dari buku yang lain.

So far so good lah untuk buku new release di bidang manajemen pemasaran.

Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Harga : Rp35.000

Kover Depan Bukunya

Talkshow Buku Star Marketing oleh Bapak Sian Yet

Bapak Sian Yet menjelaskan konsep Star Marketing

5 Tips Berbisnis di Social Media (Online) Bersama Majalah Sekar -Refleksi Penulis Sebagai Peserta Workshop- (@Kompas Gramedia Fair Medan 5 November 2011)

Dipresentasikan oleh: Nukman Luthfie (sebagian materi disadur oleh penulis)
Follow Nukman Luthfie

Pada era digital saat ini membuka peluang seluas-luasnya bagi pelaku bisnis untuk menunjukkan eksistensi usahanya kepada khalayak ramai, tentu ujung-ujungnya yang dapat dijadikan konsumen dari produk yang dipasarkan.

Trend saat ini menunjukkan perubahan fenomena dari bentuk pemasaran konvensional ke model pemasaran via social media (online), baik melalui Facebook, Twitter, Blog dan lain-lain. Hal ini tentu membentuk satu segmentasi pasar yang baru dan dikenal dengan istilah Social Technography. Trend ini dapat dijadikan senjata pemasaran yang teramat ampuh untuk mencapai target konsumen yang diinginkan. Kok bisa ? Ya, karena salah satu keunggulan social media adalah real time & direct communication with your target market, jadi disaat ada pelanggan Anda yang membutuhkan informasi lebih tentang produk yang ditawarkan, keluhan maupun konsultasi, Anda dapat berinteraksi langsung kepada konsumen secara cepat dan tepat.

Nah, berikut 5 tips penggunaan social media untuk bisnis (cocok untuk segala bidang bisnis) :
1. Create Your Social Media Existence.
Langkah awal adalah membuat akun di beberapa social media. Disarankan untuk memiliki akun di Facebook (facebook.com), Twitter (twitter.com) dan blog (blogspot, wordpress, multiply). Disarankan memisahkan akun untuk bisnis dari akun pribadi. Gunanya untuk menjaga pencitraan akun tersebut agar terbebas dari ambiguitas.

2. Integrate Your Business
Setelah selesai akun dibuat, jadikan akun tersebut sebagai lahan informasi dari produk yang akan Anda tawarkan.

3. Share information needed by reader, not just hard selling
Salah satu kesalahan fatal berbisnis online melalui social media adalah terlalu massive melakukan penawaran (hard selling) kepada user internet yang lain sehingga user yang lain menjadi tidak suka dengan penawaran yang terlalu berlebihan. Jadilah pemberi informasi maupun tips seputar bisnis yang Anda geluti. Misal Anda berbisnis photography maka pada akun facebook maupun twitter Anda tentu mengulas tentang tips cara memfoto ala profesional atau teknik pencahayaan objek yang baik.Artinya pembaca memperoleh manfaat dari tips yang Anda tulis. Dengan sendirinya user tersebut (secara tidak sadar) pasti tertarik untuk melakukan komunikasi lebih lanjut dengan pemilik akun tersebut (tentu tinggal diarahkan menjadi target konsumen Anda)

4. Becoming story telling
Maksudnya apa ya? Begini, dari setiap penulisan tips maunpun informasi yang Anda tulis, jadikan tulisan Anda layaknya Anda sebagai pencerita apa adanya. Tidak perlu adanya konsep penulisan yang terlalu rumit. Yang penting Anda menulis layaknya bercerita secara sederhana dan spontan. Mantap toh?

5. Consistency
Yup, bisnis memerlukan konsistensi waktu untuk menumbukan bisnis yang Anda geluti menjadi semakin dikenal dan bermanfaat bagi target pasar Anda.. Bisnis tanpa konsistensi untuk terus belajar melakukan perbaikan maupun peningkatan kualitas bisnis, mustahil bisnis tersebut akan bertahan lama.

5 tips tadi semoga memberikan manfaat kepada pembaca sekalian. Siapkah Anda menjadi pebisnis di social media (online) dengan target pasar ratusan juta user internet?


Foto Kegiatan Workshop Bisnis Online Bersama Bung Nukman Luthfie


Mbak Citra Hafiz (Bos Es Dawet Cah Mbanjar) mengisi materi Womenpreunership. Follow her Citra Hafiz

Monday, 19 September 2011

Selamat jalan sahabat, doa kami selalu bersamamu..

Selembar senyum yang khas...
cedal yang tidak pernah nyampe untuk bilang R..
kacamata yang gonta ganti...
EO karokean yang bikin heboh..
Jazz putih yang selalu parkir di kampus.. Dan masih banyak lagi..

Satu persatu jika sebut semua tidak akan pernah habis menggambarkan sosok dirimu yang periang, energik dan penuh semangat..
lembaran demi lembaran cerita hidup yang tidak akan pernah luntur karena dibingkai dalam cermin kehidupan..

kebersamaan selama 7 tahun ini tidak akan pernah lekang walau deru datang menerjang..
kami akan ingat selalu siapa dan dari mana kau berada..


Sosok yang ku kenal dekat ketika awal kuliah masuk ke panitiaan makrab angkatan, aku juga ingat ketika bersama-sama menjadi kepanitiaan di kampus. Kebersamaan itu masih sama-sama dijalani hingga koass bersama-sama di Sragen, Wonosari, Magelang. Dan terakhir, sebelum dikau pergi, menjadi sekretaris di acara reuni akbar alumni FK UII.

Semua itu adalah memori, semua itu adalah asa dan kenangan yang melekat..
Saya ingat betul kalau sudah ada acara, jadi EO paling semangat!. terakhir acara buka bersama malamnya sms tanya tempat dan waktu buka bersama, setelah di posting di akun fb atas nama eFKa IV karena akun ini dia yang bikin..

Saya ingat betul, pulang koass di Sragen pertama kali karena ga tau jalan pulang telpon ngajak pulang barenag walaupun setelah itu ditinggal karena fanny naik mobilnya kenceeeeeng banget!!.. hiks,,

Saya ingat betul kalau udah jalan ngajak nongkrong sama teman-teman di KFC cerita ngalor ngidul ga jelas arahnya kemana, menceritakan suka duka koass..

Saya ingat betul ketika fanny bilang, mau ambil spesialis mata terus kalau anak-anak udah besar mau ambil master cilinical epidemiologi..

Entah berapa orang yang telah merasa kehilangan seorang sahabat, seorang teman, seorang kakak yang selalu ceria mengisi waktu demi waktu di angkatan kita 2004..
Air mata ini sudah cukup kering untuk melepas kepergianmu sahabat.. maaf sekali atas tumpahnya air mata ini, karena kami berusaha untuk tegar namun rapuh, kami berusaha untuk kuat namun lemah dan kami berusaha untuk ikhlas namun terasa berat..

Goncanagan yang datang 2 hari sebelum idul fitri membuat kita panik, kalut, gelisah.. ada apa gerangan? semua status di fb, twitter, BB tertulis mengiris "PRAY FOR FANNY".. musibah yang menimpa ternyata membuat solidaritas ini semakin kuat untuk berdoa memohon kesembuhan dan kesehatan. Walaupun optimisme itu muncul karena sedikit demi sedikit mulai membaik.

Bagai petir di siang bolong, guncangan itu semakin dahsyat!! Entah berapa orang yang kaget seolah-olah tidak percaya hal ini akan terjadi. Alloh ternyata memanggilmu sahabat karena Alloh lebih sayang kepadamu dibanding rasa sayang kami kepadamu.. ternyata benar kata Alloh "Dan Alloh tidak akan mengundurkan kematian seseorang apabila telah datang waktunya" (Al Munafiqun : 11)

Semua harus ikhlas, semua harus sabar dan semua harus berbesar hati menerima ini semua sebagai taqdir kuasaNya yang tidak satu orang pun bisa melampauinya. Ternyata, Alloh yang Maha Penyayang telah menepati janjiNya kepada setiap hambaNya yang taqdir kita semua sudah tertulis dalam lauhul mahfudz..

Kini, senyum ceria itu telah tiada, kata-kata cadel itu telah pergi, jazz putih yang selalu parkir di kampus telah tiada. Yang ada dan tersisa hanya puing-puing memori yang telah kau ukir dalam indahnya kebersamaan di eFKa IV..

kebersamaan yang selalu menjadi kenangan dan tak kan terlupakan..

Terakhir, kau bilang "Sani sbg ketua panitia harus beli BB supaya bisa diskusi dan cerita bareng-bareng". Sabtu itu sms terakhirku, sebagai sms perpisahan sebelum kau tidur selamanya. Bahkan kau belum sempat BBM dan diskusi bareng di BB. Padahal dari awal selalu memberi semangat!!

Kami yakin bahwa disana kau telah lebih tenang dan damai..
Kami yakin bahwa disana kau telah lebih bahagia bersamaNya..
Karena Alloh telah menepati janjiNya kepadamu sebelum kau dilahirkan di bumi ini..
Dan janji itu telah Alloh tepati..
Semoga Alloh SWT menerima segala amal ibadahmu sahabatku, jadikan dirimu sebagai salah satu hambaNya yang akan mencium wanginya surga bersama golongan orang-orang yang saleh..

Selamat jalan sahabat, doa kami selalu bersamamu..

Jogjakarta, Selasa 20 September 2011 pukul 1.27 WIB (6 hari setelah kepergianmu)
TRIBUTE TO : dr. FANNY ANISSA ERAWAN.
Hujan...

Aku membenci hujan, entah kenapa, kebencian itu seperti dendam kesumat Rama kepada Rahwana yang telah menculik Dewi Sinta atau mungkin lebih dari itu. Dendam Adam kepada Iblis yang telah membuatnya terbuang dari Sorga..

Hujan, bagiku ia adalah sebuah malapetaka, ya malapetaka paling dashyat dan tentu saja menyeramkan. Hujan tidak hanya membawa duka pada tiap tetesnya, tapi ia juga membawa ketakutan. Jika hujan datang, aku akan langsung kebingungan dan didera ketakutan. Tidak tahu harus berbuat apa dan lari kemana. Kemana mau lari, hujan ada dimana mana mengepung seperti udara dan menyesakkan seperti asap.

Saturday, 3 September 2011

Ini Rindu...



Ini rindu entah kemana akan dilautkan

membasai, mengalir demikian derasnya

Padamu jua

Padamu jua



Datanglah sesaat saja

sebagai muara

agar reda sesaknya



Magek, Sept 2011