Hujan...
Aku membenci hujan, entah kenapa, kebencian itu seperti dendam kesumat Rama kepada Rahwana yang telah menculik Dewi Sinta atau mungkin lebih dari itu. Dendam Adam kepada Iblis yang telah membuatnya terbuang dari Sorga..
Hujan, bagiku ia adalah sebuah malapetaka, ya malapetaka paling dashyat dan tentu saja menyeramkan. Hujan tidak hanya membawa duka pada tiap tetesnya, tapi ia juga membawa ketakutan. Jika hujan datang, aku akan langsung kebingungan dan didera ketakutan. Tidak tahu harus berbuat apa dan lari kemana. Kemana mau lari, hujan ada dimana mana mengepung seperti udara dan menyesakkan seperti asap.
Monday, 19 September 2011
Saturday, 3 September 2011
Thursday, 11 August 2011
Monarkhi, Demokrasi dan Sistem Khilafah

Mungkin ini efek domino dari pergolakan di Timur Tengah, Inggris yang merupakan negara colonial mendapatkan getah hasil revolusi sosial di Timur Tengah. Setelah tumbangya Ben Ali, Hosni Mubarak, terjepitnya posisi Khadafi, ali Abdullah Saleh dan Bashar El Saad kini monarkhi Inggris harus mampu meredam gejolak sosial di negeri itu. Jika ditarik sebuah benang merah tampak jelas permasalahan mendasar mengapa rakyat menuntut revolusi adalah masalah perut (kelaparan), pengangguran dan kesenjangan ekonomi. Revolusi timur tengah sebagai contohnya dimana raja-raja kecil mapan dengan kekuasaan atas nama demokrasi yang di pahami secara otoritarian. Apakah ini tanda-tanda runtuhnya sistem monarkhi? Setelah Nepal, apakah Inggris berikutnya?
Sistem Monarkhi, dimana raja atau ratu menjadi single ruler sifatnya untouchable. Hukum menjadi rongsokan yang tidak ada guna. Sebagai contoh, kasus kematian Dodi Al Fayed sekitar tahun 1997 dengan putri Diana. Ketika Mohammad Al Fayed mengajukan gugatan, ternyata sampai detik ini kasus ini tidak juga diangkat ke public. Mungkin Al Fayed berfikir ada konspirasi besar untuk membunuh mereka berdua terkait dengan keinginan Lady Di memeluk Islam jika benar-benar menikah dengan Dodi Al Fayed. Kasus monarkhi di Arab Saudi merupakan sistem yang menyedot hak-hak rakyat dan menumpuk kekayaan hanya pada kerajaan sementara rakyat di luar menangis karena kelaparan.
Arab Saudi yang didirikan oleh Abdullah bin Ibnu Saud dan Abdullah bin Wahab karena konspirasi dengan Inggris menurut kami hanya tinggal menunggu waktu saja. Gejolak revolusi sedikit demi sedikit mulai terasa hanya mereka di back up saja oleh kekuatan asing sehingga sampai detik ini masih aman. Jika suatu saat meledak emosi rakyat, kekuatan asing tersebut sudah pasti akan menikam dari belakang.
Tidak ada jaminan pasti bahwa sistem monarkhi akan mensejahterakan rakyat, kekuasaan raja atau ratu yang membentuk rezim totaliter dan otoritarian menggerus dimensi kemanusiaan. Inilah yang disebut Erich Fromm bangsa modern harus mampu memanusiakan manusia. Lantas apakah sistem demokrasi menjadi solusi? Menurut kami belum tentu juga ini menjadi sebuah solusi. Demokrasi sesugguhnya ketika rakyat yang menjadi penguasa bukan partai politik. Jika kekuasaan beralih pada partai politik, kecenderungannya adalah korupsi. Trias demokrasi yang seharusnya menjadi pilar penjaga negara di telanjangi tanpa ada tendesi untuk memperbaiki. Eksekutif dengan dukungan legislative menjadi kekuasaan absolute merubah konsep Presidensial menjadi Presiden Sialan. Legislatif yang digunakan untuk jembatan aspirasi rakyat berisi orang-orang yang hanya mementingkan kepentingan elit melupakan kepentingan alit. Yudikatif sebagai gawang keadilan tertututp oleh kabut materi sehingga keadilan sendiri masih bisa dibeli. Media sebagai sarana sosial hanya menjadi antek untuk tarik menarik kepentingan, kehilangan daya kritis dan tumpul dalam analisa sosial.
Apa kemudian sistem khilafah menjadi solusi? Menurut hemat saya mungkin bisa, namun dengan berbagai macam catatan. Bagaimana khalifah nantinya mampu mempersatukan ummat yang cenderung eksklusif dengan sekte-sekte yang sudah mapan, apakah aliran atau harakah tersebut mampu menerima konsep kepemimpinan khilafah tersebut, lantas bagaimana ketentuan transisi kepemimpinan dalam Islam apakah nantinya tidak aka nada konflik seperti zaman khulafaurrasyidin? disamping masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan mendasar yang seharusnya di jawab. Jika semua permasalahan terjawab dan dinyatakan sudah selesai di akar rumput bisa jadi ini sebuah solusi. Tapi entah kapan, no body knows…
Sunday, 17 July 2011
Blunder PSSI
Sebelum artikel ini dijelaskan secara panjang lebar, saya pribadi ingin mengucapkan selamat atas keberhasilan kongres luar biasa PSSI yang sudah dilasanakan di Solo dengan sukses dengan terpilihnya Djohar Arifin Husin dan Farid Rahman yang secara langsung tampak kemenangan di pihak tim 78. Setelah melalui pergulatan yang cukup panjang dengan mempertahankan duet George Toisutta dan Arifin Panigoro untuk diusung dalam kongres tersebut ternyata tidak disetujui FIFA.
Menurut kami, blunder awal yang dihadapi oleh PSSI adalah dengan memberhentikan pelatihan Alfred Riedl dan asisten pelatih Wolfgang Pikal secara sepihak. Ini secara psikologis dapat mempengaruhi persiapan tim dalam menghadapi Turkmenistan dalam pra piala dunia. Kalau kami melihat, ini terkait dengan kebijakan Riedl dengan tidak melibatkan pemain-pemain LPI untuk masuk ke dalam tim nasional (karena LPI sebenarnya produk Arifin Panigoro). Keputusan LPI sudah benar, karena LPI tidak diakui FIFA sehingga wajar jika Riedl ingin main aman.
Blunder selanjutnya, penunjukan Wim Rijsbergen yang notabene pelatihan PSM Makassar yang sebenarnya belum teruji kualitasnya dalam persepakbolaan Indonesia. Prestasi tinggi hanya mengantarkan Trinidad Tobago sebagai peserta Piala Dunia 2010 itupun hanya sebagai asisten pelatih Leo Benhakker.
Terlepas dari permasalahan ini semua kita patut tunggu apakah kepengurusan PSSI saat ini merupakan representasi insan sepakbola Indonesia yang berusaha untuk keluar seutuhnya dari rezim Nurdin Halid. Semoga cita-cita kita semua bisa tercapai untuk sepak bola Indonesia lebih baik.
Menurut kami, blunder awal yang dihadapi oleh PSSI adalah dengan memberhentikan pelatihan Alfred Riedl dan asisten pelatih Wolfgang Pikal secara sepihak. Ini secara psikologis dapat mempengaruhi persiapan tim dalam menghadapi Turkmenistan dalam pra piala dunia. Kalau kami melihat, ini terkait dengan kebijakan Riedl dengan tidak melibatkan pemain-pemain LPI untuk masuk ke dalam tim nasional (karena LPI sebenarnya produk Arifin Panigoro). Keputusan LPI sudah benar, karena LPI tidak diakui FIFA sehingga wajar jika Riedl ingin main aman.
Blunder selanjutnya, penunjukan Wim Rijsbergen yang notabene pelatihan PSM Makassar yang sebenarnya belum teruji kualitasnya dalam persepakbolaan Indonesia. Prestasi tinggi hanya mengantarkan Trinidad Tobago sebagai peserta Piala Dunia 2010 itupun hanya sebagai asisten pelatih Leo Benhakker.
Terlepas dari permasalahan ini semua kita patut tunggu apakah kepengurusan PSSI saat ini merupakan representasi insan sepakbola Indonesia yang berusaha untuk keluar seutuhnya dari rezim Nurdin Halid. Semoga cita-cita kita semua bisa tercapai untuk sepak bola Indonesia lebih baik.
Wednesday, 15 June 2011
SOSIOLOGI POLITIK "antagonisme politik"
antagonisme politik
kuliah ke-10
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB ANTAGONISME POLITIK
SEBAB-SEBAB INDIVIDUAL
Bakat-bakat individual
Teori-teori yang menjelaskan pergolakan-pergolakan politik dalam hubungannya dengan perbedaan di dalam bakat-bakat pribadi berasal, kurang lebih, dari konsep-konsep biologis dari CHARLES DARWIN tentang struggle for life .
Teori-teori tentang Bakat Individual
Teori Liberal
Teori-teori konservatif tentang “elite”
SEBAB-SEBAB PSIKOLOGIS
Kemampuan individual dan tempramen psikologis bukan dua alasan terpisah dari antagonisme politik, akan tetapi hanya 2 aspek dari fenomena yang sama. Bakat adalah aspek eksternal : analisa psikologis merumuskan hakikat dari dalamnya.
Psikoanalisa dan politik
- Dasar psikoanalogis bagi antagonisme politik
- Psikoanalisa dan dua wajah Janus.
Temperamen Politik
SEBAB-SEBAB KOLEKTIF
Perjuangan Kelas
Sejarah setiap masyarakat sampai masa kini adalah semata-mata sejarah perjuangan kelas.
- Paham tentang kelas
- Antagonisme kelas dan konflik-konflik politik
Konflik-konflik Rasial
- Berbagai Teori Rasis
- Kritik terhadap Teori Rasis
- Adanya Konflik Rasial
Konflik antar Kelompok-Kelompok Horisontal
Di dalam konflik antar kelompok-kelompok horisontal, setiapnya mencoba, menguasai yang lain sebagaimana halnya di dalam konflik antara kelompok vertical
Konflik antara Kelompok-Kelompok Teritorial
- Pembentukan Kelompok-kelompok Teritorial
- Konflik Antara Kelompok-kelompok Korporatif
- Konflik Diantara Kelompok -kelompok Ideologis
kuliah ke-10
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB ANTAGONISME POLITIK
SEBAB-SEBAB INDIVIDUAL
Bakat-bakat individual
Teori-teori yang menjelaskan pergolakan-pergolakan politik dalam hubungannya dengan perbedaan di dalam bakat-bakat pribadi berasal, kurang lebih, dari konsep-konsep biologis dari CHARLES DARWIN tentang struggle for life .
Teori-teori tentang Bakat Individual
Teori Liberal
Teori-teori konservatif tentang “elite”
SEBAB-SEBAB PSIKOLOGIS
Kemampuan individual dan tempramen psikologis bukan dua alasan terpisah dari antagonisme politik, akan tetapi hanya 2 aspek dari fenomena yang sama. Bakat adalah aspek eksternal : analisa psikologis merumuskan hakikat dari dalamnya.
Psikoanalisa dan politik
- Dasar psikoanalogis bagi antagonisme politik
- Psikoanalisa dan dua wajah Janus.
Temperamen Politik
SEBAB-SEBAB KOLEKTIF
Perjuangan Kelas
Sejarah setiap masyarakat sampai masa kini adalah semata-mata sejarah perjuangan kelas.
- Paham tentang kelas
- Antagonisme kelas dan konflik-konflik politik
Konflik-konflik Rasial
- Berbagai Teori Rasis
- Kritik terhadap Teori Rasis
- Adanya Konflik Rasial
Konflik antar Kelompok-Kelompok Horisontal
Di dalam konflik antar kelompok-kelompok horisontal, setiapnya mencoba, menguasai yang lain sebagaimana halnya di dalam konflik antara kelompok vertical
Konflik antara Kelompok-Kelompok Teritorial
- Pembentukan Kelompok-kelompok Teritorial
- Konflik Antara Kelompok-kelompok Korporatif
- Konflik Diantara Kelompok -kelompok Ideologis
SOSIOLOGI POLITIK "komunikasi politik"
KOMUNIKASI POLITIK
Proses dimana informasi politik yg relevan diteruskan dari satu bagian sistem politik kepada bagian lainnya dan antara sistem sosial dgn sistem politik
• Unsur-unsur sistem komunikasi politik tdk usah berkesinambungan ( bisa berubah )
tadinya sumber jadi audiens dst.
• sumber informasi bisa meneruskan dari sumber lain
• saluran informasi = media masaa (cetak&elektronik)
• ada beberapa kelemahan sisi media massa radio, tv dan cetak tapi segmennya (pemirsa) pun berbeda
• surat kabar atau televisi bisa memonopoli sbg saluran komunikasi politik.
• Setiap sistem politik mengembangkan jaringan komunikasi politiknya sendiri, saluran dan pendengar akan berbeda
Tingkat melek huruf / pendidikan yg rendah berpengaruh pada pengembangan media massa modern (internet) dlm berkomunikasi politik.
Maka dari kelemahan tipe masyarakat tersebut dalam media saluran komunikasi timbul hal lain yaitu
KELOMPOK KEPENTINGAN
PARPOL
Menyajikan saluran yg dapat mengadakan kontak antara para pejabat politik dan pejabat-pejabat administratif serta rakyat,
Keanggotaan organisasi politik dapat melibatkan seseorang dlm komunikasi politik (sesaat) tapi partisipanyg ikut dlm komunikasi menjadi media yg dapat meneruskan kepada pihak lainnya.
Saluran
Lepas dari media massa dan organisasi adalah :
kontak antara individu dan kelompok individu ( kontak informal atau relasi tatap muka ) sara komunikasi yg umum dan sering dilakukan masyarakat.
Kontak informal ini menghasilkan pembentukan pendapat umum (lebih efektif dibanding dua saluran lainnya)
Menghasilkan teori two step flow of
Communication
Relasi antar pribadi ini penting dlm 3 hal :
1. Sebagai saluraninformasi yg aktual
2. Sumber tekanan sisial atas individu untuk me taati berbagai norma sikap dan norma tingkah
laku
3. Sumber dukungan untuk norma-norma dan berguna bagi kepaduan kelompok
POLA KOMUNIKASI TERPENGARUH OLEH BERBAGAI FAKTOR DALAM MASYARAKAT
1. Faktor fisik dan teknologis
Dulu pola komunikasi sebagian besar ditentukan oleh mudah atau sukarnya komunikasi fisik dan oleh limitasi teknis yg membatasi luas dan cepatnya informasi tsb dapaty disebarkan.
- Sebabnya jaringan komunikasi terisolasi dan interkoneksi antara jaringan terbatas sekali
- rintangan alam : gunung, gurun pasir, hutan, laut, danau dan sungai
Sebagai penentuan awal pola komunikasi :
contoh sungai, pantai kelak dikembangkan menjadi sistem komunikasi pengangkutan air
Di negara berkembang kendala utama dlm komunikasi ini adalah rintanagan alam.
Teknologi telah mengurangi hambatan dari faktor fisik dan mengubah pola komunikasi. Teknologi menimbulkan revolusi dalam komunikasi informasi.
2. Hubungan kemajuan ini dgn ekonomi :
Makin tinggi tingkat perkembangan ekonomi semakin ekstensif perkembangan media massa kepercayaan orang media sbg sumber informasi dibandingkat tatap muka langsung
3. Keragaman sosio kultural
Tingkat melek huruf
Kembali ke pola kumunikasi langsung sehingga teori dua arah kembali. Saling patalepa lagi sehingga menimbulkan penafsiran yang terbatas, tidak runtut, terpatah-patah
Proses dimana informasi politik yg relevan diteruskan dari satu bagian sistem politik kepada bagian lainnya dan antara sistem sosial dgn sistem politik
• Unsur-unsur sistem komunikasi politik tdk usah berkesinambungan ( bisa berubah )
tadinya sumber jadi audiens dst.
• sumber informasi bisa meneruskan dari sumber lain
• saluran informasi = media masaa (cetak&elektronik)
• ada beberapa kelemahan sisi media massa radio, tv dan cetak tapi segmennya (pemirsa) pun berbeda
• surat kabar atau televisi bisa memonopoli sbg saluran komunikasi politik.
• Setiap sistem politik mengembangkan jaringan komunikasi politiknya sendiri, saluran dan pendengar akan berbeda
Tingkat melek huruf / pendidikan yg rendah berpengaruh pada pengembangan media massa modern (internet) dlm berkomunikasi politik.
Maka dari kelemahan tipe masyarakat tersebut dalam media saluran komunikasi timbul hal lain yaitu
KELOMPOK KEPENTINGAN
PARPOL
Menyajikan saluran yg dapat mengadakan kontak antara para pejabat politik dan pejabat-pejabat administratif serta rakyat,
Keanggotaan organisasi politik dapat melibatkan seseorang dlm komunikasi politik (sesaat) tapi partisipanyg ikut dlm komunikasi menjadi media yg dapat meneruskan kepada pihak lainnya.
Saluran
Lepas dari media massa dan organisasi adalah :
kontak antara individu dan kelompok individu ( kontak informal atau relasi tatap muka ) sara komunikasi yg umum dan sering dilakukan masyarakat.
Kontak informal ini menghasilkan pembentukan pendapat umum (lebih efektif dibanding dua saluran lainnya)
Menghasilkan teori two step flow of
Communication
Relasi antar pribadi ini penting dlm 3 hal :
1. Sebagai saluraninformasi yg aktual
2. Sumber tekanan sisial atas individu untuk me taati berbagai norma sikap dan norma tingkah
laku
3. Sumber dukungan untuk norma-norma dan berguna bagi kepaduan kelompok
POLA KOMUNIKASI TERPENGARUH OLEH BERBAGAI FAKTOR DALAM MASYARAKAT
1. Faktor fisik dan teknologis
Dulu pola komunikasi sebagian besar ditentukan oleh mudah atau sukarnya komunikasi fisik dan oleh limitasi teknis yg membatasi luas dan cepatnya informasi tsb dapaty disebarkan.
- Sebabnya jaringan komunikasi terisolasi dan interkoneksi antara jaringan terbatas sekali
- rintangan alam : gunung, gurun pasir, hutan, laut, danau dan sungai
Sebagai penentuan awal pola komunikasi :
contoh sungai, pantai kelak dikembangkan menjadi sistem komunikasi pengangkutan air
Di negara berkembang kendala utama dlm komunikasi ini adalah rintanagan alam.
Teknologi telah mengurangi hambatan dari faktor fisik dan mengubah pola komunikasi. Teknologi menimbulkan revolusi dalam komunikasi informasi.
2. Hubungan kemajuan ini dgn ekonomi :
Makin tinggi tingkat perkembangan ekonomi semakin ekstensif perkembangan media massa kepercayaan orang media sbg sumber informasi dibandingkat tatap muka langsung
3. Keragaman sosio kultural
Tingkat melek huruf
Kembali ke pola kumunikasi langsung sehingga teori dua arah kembali. Saling patalepa lagi sehingga menimbulkan penafsiran yang terbatas, tidak runtut, terpatah-patah
sosiologi politik "SOSPOL"
kuliah ke-8
Pandangan umum tentang sosiologi politik
Dua interpretasi yang saling bertentangan secara diametrik.
- Politik secara hakiki adalah pergolakan pertempuran. Kekuasaan memungkinkan kelompok-kelompok dan individu-indvidu yang memegangnya untuk mempertahankan dominasinya terhadap masyarakat dan untuk mengekploitasinya. Kelompok dan individu lain menentang dominasi dan ekploitasinya dengan berusaha melawan dan membinasakannya.
Politik mempertahankan hak-hak istimewa suatu minoritas terhadap mayoritas (antagonisme)
- Politik sebagai usaha untuk menegakkan ketertiban dan keadilan. Kekuasaan melindungi kemakmuran umum dan kepentingan umum (common good) dari tekanan dan tuntutan kelompok –kelompok kepentingan yang khusus.
Politik adalah alat untuk menitegrasikan setiap orang ke dalam komunitas dan menciptakan “kota adil” yang dibicarakan Aristoteles (integrasi)
Dasar teori tentang Sosiologi Politik
Paham bahwa politik mencakup baik konflik antara individu-individu dan kelompok untuk memperoleh kekuasaan, yang dipergunakan oleh pemenang bagi keuntungannya sendiri atas kerugian yang dilakukan, maupun usaha untuk menegakkan ketertiban sosial yang berguna bagi semua orang.
Struktur Politik
Sosiologipolitik adalah studi tentang kekuasaan di dalam setiap pengelompokan manusia, bukan saja di dalam negara-bangsa.
Struktur politik adalah pengelompokan sosial yang berbeda-beda
Jalan yang mungkin untuk studi mengenai struktur politik
- Secara vertikal: setiap komunitas didefinisikan sebagai kombinasi dari unsur-unsur yang berbeda-beda. (keanekaragaman dar masyarakat manusia)
- Secara horizontal: setiap unsure muncul dari berbagai jenis komunitas.
Struktur Politik bisa dibagi menjadi dua klasifikasi besar yaitu:
- Struktur Fisik
- Struktur Sosial
Akan tetapi pemisahan antara keduanya tidak terlalu kaku. Istilah fisik digunakan bagi unsur yang paling dekat dengan alam (geografi dan demografi).
Sosial mengacu pada hal-hal yang lebih artificial, dan yang secara hakiki manusiawi (teknologi, lembaga-lembaga, kebudayaan, keyakinan).
Tidak ada garis tajam yang memisahkannya.
STRUKTUR FISIKAL
Struktur fisikal merupakan struktur yang paling dekat dengan alam, terdiri dari:
- Struktur geografis
- Struktur demografis
Fenomena kekuasaan sangat dekat tautannya dengan dan besar dipengaruhi oleh struktur fisikal dimana mereka berada, apakah kita berbicara tentang antagonism yang mempunyai tujuan untuk memperoleh kekuasaan atau integrasi yaitu sesuatu yang sedang diusahakan untuk dicapai oleh mereka yang berada dalam kekuasaan.
Konflik tentang bahan mentah, tentang rute transportasi dan komunikasi memberikan ilustrasi tentang pentingnya secara politik struktur-struktur geografik.
Teori-teori yang menjelaskan perang dan revolusi ditinjau dari segi tekanan penduduk menunjukkan pentingnya struktur demografik.
Manusia secara progresif cenderung untuk menguasai alam daripada dikuasai olehnya.
Struktur geografis
“Politik negara adalah di dalam geografinya”Pemeo Napoleon – Hippocrates Tretise on Airs, Waters, and Places
Dalam masyarakat primitif fenomena politik tergantung sekali pada kondisi-kondisi geografik
Iklim dan Sumber-sumber Alami
Menurut Montesquieu dalam bukunya Spirit of laws, jilid XVII (1748)
“Panas yang tinggi melemahkan kekuatan dan keberanian manusia”
“Dalam iklim yang dinginada kekuatan tubuhdan jiwa tertentu yang memungkinkan manusia melakukan perbuatan-perbuatan yang langgeng, mengejutkan, besar, dan berani”
Dapat disimpulkan adalah bahwa janganlah kita terkejut apabila kepengecutan manusia –manusia di wilayah beriklim panas membuatnya menjadi budak-budak dan bahwa keberanian orang-orang wilayah beriklim dingin membuatnya bebas”
- Sumber-sumber Alam
Sumber alam adalah semua benda yang disediakan bumi yang diperunakan bagi eksistensi fisikal manusia, seperti makanan, pakaian, dan perlindunga.
Kelimpahan sumber alam akan muncul sebagai sumber kekuasaan, dari sini sebagai alat perkembangan sosial dan politik
Cenderung untuk menyebabkan energi manusia melemah, dan kehendak melemah, menuju stagnasi dan dekadensi
- Geografi dan keterbelakangan
Letak geografis menentukan majua atau mampu berkembang tidaknya suatu wilayah (negara). Karena geografi memiliki peranan fundamental.
Ruang sebagai struktur politik
Ruang alami dimana manusia berkembang bisa dipelajari dari tiga aspek:
1. Pembatasan (delimitation) masyarakat
2. Susunan internal dari masyarakat dalam batasan –batasan demikian
3. Lokasi dalam masyarakat-masyarakat ini dalam hubungan satu sama lain, dan kontak satu sama lain
Bangsa-bangsa kepulauan lebih cenderung untuk mengembangkan kebebasan daripada bansa-bangsa di benua. Laut memisahkan pulau sehingga kerajaan besar dan tirani sulit untuk meletakkan tangan padanya.
Wilayah-wilayah penduduk luas tersebar agak konservatif, wilayah dengan penduduk terpusat cenderung lebih represif terhadap perubahan.
Demokrasi dilahirkan di kota-kota
Kontak satu sama lain maksudnya adalah hubungan antara suatu wilayah degan wilayah lainnya.
STRUKTUR DEMOGRAFIS
Demografi mempengaruhi polilitk, masyarakat siap sedia menerima ide tekanan kependudukan sebagai sebab perang dan revolusi
Jumlah Penduduk
Besarnya suatu komunitas tergantung terutama pada besar jumlah penduduknya, yang berarti pada jumlah manusia yang menjadi anggota komunitas.
Perbedaan antara makropolitik dan mikropolitik
Mikropolitik adalah aktivitas politik di dalam komunitas kecil
Makropolitik aktivitas politik dalam komunitas yang besar
Masalah-maslah makropolitik
Pemerintah komunitas-komunitas besar cenderung menjadi birokratis. Mereka yang memerintah tidak mampu membat kontak langsung dengan warganya kecuali dengan alat artificial seperti radio, pers, televisi.
Tekanan Demografis
Hubungan tertentu antara besarnya jumlah (size) penduduk dengan jumlah teritorium yang didudukinya.
Komposisi Penduduk
- Umur
- Seks
- Tingkat sosio cultural
- Kelompok etnis
- Distribusi geografis
STRUKTUR SOSIAL
Sebagai lawan dari struktur fisik(geografis dan demografis) adalah yang berasal dari buatan manusia dan bukan alam, meliputi penemuan material (alat, mesin), sistem hubungan kolektif (perusahaan, sistem matrimonial), dan bahkan doktrin dan kebudayaan (Marxisme dan humanism barat).
Struktur sosial bisa dibagi dalam 3 golongan:
Keterampilan Teknologi
Adalah cara-cara yang dipergunakan manusia untuk mengolah benda-benda, alat-alat, mesin dan seterusnya
Lembaga-lembaga
Adalah alat mempertahanakan ketertiban hubungan sosial yang mapan (stabil)-status hukum keluarga, undang-undang yang mengatur barang-barang dan milik, dan konstitusi politik
Kultur
Adalah ideologi, keyakinan, dan ide-ide kolektif yang pada umumnya dianut didalam suatu komunitas tertentu
Pandangan umum tentang sosiologi politik
Dua interpretasi yang saling bertentangan secara diametrik.
- Politik secara hakiki adalah pergolakan pertempuran. Kekuasaan memungkinkan kelompok-kelompok dan individu-indvidu yang memegangnya untuk mempertahankan dominasinya terhadap masyarakat dan untuk mengekploitasinya. Kelompok dan individu lain menentang dominasi dan ekploitasinya dengan berusaha melawan dan membinasakannya.
Politik mempertahankan hak-hak istimewa suatu minoritas terhadap mayoritas (antagonisme)
- Politik sebagai usaha untuk menegakkan ketertiban dan keadilan. Kekuasaan melindungi kemakmuran umum dan kepentingan umum (common good) dari tekanan dan tuntutan kelompok –kelompok kepentingan yang khusus.
Politik adalah alat untuk menitegrasikan setiap orang ke dalam komunitas dan menciptakan “kota adil” yang dibicarakan Aristoteles (integrasi)
Dasar teori tentang Sosiologi Politik
Paham bahwa politik mencakup baik konflik antara individu-individu dan kelompok untuk memperoleh kekuasaan, yang dipergunakan oleh pemenang bagi keuntungannya sendiri atas kerugian yang dilakukan, maupun usaha untuk menegakkan ketertiban sosial yang berguna bagi semua orang.
Struktur Politik
Sosiologipolitik adalah studi tentang kekuasaan di dalam setiap pengelompokan manusia, bukan saja di dalam negara-bangsa.
Struktur politik adalah pengelompokan sosial yang berbeda-beda
Jalan yang mungkin untuk studi mengenai struktur politik
- Secara vertikal: setiap komunitas didefinisikan sebagai kombinasi dari unsur-unsur yang berbeda-beda. (keanekaragaman dar masyarakat manusia)
- Secara horizontal: setiap unsure muncul dari berbagai jenis komunitas.
Struktur Politik bisa dibagi menjadi dua klasifikasi besar yaitu:
- Struktur Fisik
- Struktur Sosial
Akan tetapi pemisahan antara keduanya tidak terlalu kaku. Istilah fisik digunakan bagi unsur yang paling dekat dengan alam (geografi dan demografi).
Sosial mengacu pada hal-hal yang lebih artificial, dan yang secara hakiki manusiawi (teknologi, lembaga-lembaga, kebudayaan, keyakinan).
Tidak ada garis tajam yang memisahkannya.
STRUKTUR FISIKAL
Struktur fisikal merupakan struktur yang paling dekat dengan alam, terdiri dari:
- Struktur geografis
- Struktur demografis
Fenomena kekuasaan sangat dekat tautannya dengan dan besar dipengaruhi oleh struktur fisikal dimana mereka berada, apakah kita berbicara tentang antagonism yang mempunyai tujuan untuk memperoleh kekuasaan atau integrasi yaitu sesuatu yang sedang diusahakan untuk dicapai oleh mereka yang berada dalam kekuasaan.
Konflik tentang bahan mentah, tentang rute transportasi dan komunikasi memberikan ilustrasi tentang pentingnya secara politik struktur-struktur geografik.
Teori-teori yang menjelaskan perang dan revolusi ditinjau dari segi tekanan penduduk menunjukkan pentingnya struktur demografik.
Manusia secara progresif cenderung untuk menguasai alam daripada dikuasai olehnya.
Struktur geografis
“Politik negara adalah di dalam geografinya”Pemeo Napoleon – Hippocrates Tretise on Airs, Waters, and Places
Dalam masyarakat primitif fenomena politik tergantung sekali pada kondisi-kondisi geografik
Iklim dan Sumber-sumber Alami
Menurut Montesquieu dalam bukunya Spirit of laws, jilid XVII (1748)
“Panas yang tinggi melemahkan kekuatan dan keberanian manusia”
“Dalam iklim yang dinginada kekuatan tubuhdan jiwa tertentu yang memungkinkan manusia melakukan perbuatan-perbuatan yang langgeng, mengejutkan, besar, dan berani”
Dapat disimpulkan adalah bahwa janganlah kita terkejut apabila kepengecutan manusia –manusia di wilayah beriklim panas membuatnya menjadi budak-budak dan bahwa keberanian orang-orang wilayah beriklim dingin membuatnya bebas”
- Sumber-sumber Alam
Sumber alam adalah semua benda yang disediakan bumi yang diperunakan bagi eksistensi fisikal manusia, seperti makanan, pakaian, dan perlindunga.
Kelimpahan sumber alam akan muncul sebagai sumber kekuasaan, dari sini sebagai alat perkembangan sosial dan politik
Cenderung untuk menyebabkan energi manusia melemah, dan kehendak melemah, menuju stagnasi dan dekadensi
- Geografi dan keterbelakangan
Letak geografis menentukan majua atau mampu berkembang tidaknya suatu wilayah (negara). Karena geografi memiliki peranan fundamental.
Ruang sebagai struktur politik
Ruang alami dimana manusia berkembang bisa dipelajari dari tiga aspek:
1. Pembatasan (delimitation) masyarakat
2. Susunan internal dari masyarakat dalam batasan –batasan demikian
3. Lokasi dalam masyarakat-masyarakat ini dalam hubungan satu sama lain, dan kontak satu sama lain
Bangsa-bangsa kepulauan lebih cenderung untuk mengembangkan kebebasan daripada bansa-bangsa di benua. Laut memisahkan pulau sehingga kerajaan besar dan tirani sulit untuk meletakkan tangan padanya.
Wilayah-wilayah penduduk luas tersebar agak konservatif, wilayah dengan penduduk terpusat cenderung lebih represif terhadap perubahan.
Demokrasi dilahirkan di kota-kota
Kontak satu sama lain maksudnya adalah hubungan antara suatu wilayah degan wilayah lainnya.
STRUKTUR DEMOGRAFIS
Demografi mempengaruhi polilitk, masyarakat siap sedia menerima ide tekanan kependudukan sebagai sebab perang dan revolusi
Jumlah Penduduk
Besarnya suatu komunitas tergantung terutama pada besar jumlah penduduknya, yang berarti pada jumlah manusia yang menjadi anggota komunitas.
Perbedaan antara makropolitik dan mikropolitik
Mikropolitik adalah aktivitas politik di dalam komunitas kecil
Makropolitik aktivitas politik dalam komunitas yang besar
Masalah-maslah makropolitik
Pemerintah komunitas-komunitas besar cenderung menjadi birokratis. Mereka yang memerintah tidak mampu membat kontak langsung dengan warganya kecuali dengan alat artificial seperti radio, pers, televisi.
Tekanan Demografis
Hubungan tertentu antara besarnya jumlah (size) penduduk dengan jumlah teritorium yang didudukinya.
Komposisi Penduduk
- Umur
- Seks
- Tingkat sosio cultural
- Kelompok etnis
- Distribusi geografis
STRUKTUR SOSIAL
Sebagai lawan dari struktur fisik(geografis dan demografis) adalah yang berasal dari buatan manusia dan bukan alam, meliputi penemuan material (alat, mesin), sistem hubungan kolektif (perusahaan, sistem matrimonial), dan bahkan doktrin dan kebudayaan (Marxisme dan humanism barat).
Struktur sosial bisa dibagi dalam 3 golongan:
Keterampilan Teknologi
Adalah cara-cara yang dipergunakan manusia untuk mengolah benda-benda, alat-alat, mesin dan seterusnya
Lembaga-lembaga
Adalah alat mempertahanakan ketertiban hubungan sosial yang mapan (stabil)-status hukum keluarga, undang-undang yang mengatur barang-barang dan milik, dan konstitusi politik
Kultur
Adalah ideologi, keyakinan, dan ide-ide kolektif yang pada umumnya dianut didalam suatu komunitas tertentu
Subscribe to:
Posts (Atom)